LORO
kata Kapten, dengan napas pendek.
Zahra menggeleng, bagaimana bisa ia meninggalkan seseorang yang telah begitu banyak berjasa dalam hidupnya? Astaghfirullah, jika bukan sebab Kapten yang dulu membawanya, Zahra mungkin terombang-ambing di pulau terpencil tanpa tahu tempat untuk pulang.
Kapten telah rela mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan Zahra. Bahkan ia membangun istana kecil dan mengangkatnya sebagai putri sendiri. Lantas, begini kah balasan Zahra untuk dirinya?
Bab Populer