Istri Rasa Pembantu
lapor Rubi dengan nada penuh pengabdian.
"Terima kasih," Kaif menjawab singkat, lalu mengambil langkah mantap menuju ke dalam ruangannya, meninggalkan bisikan dan pandangan yang terus mengikuti setiap gerak mereka.
"Cantik banget istri, Pak Kaif, beliau juga tampak mencintai istrinya. Pantas saja Pak Kaif rela mengeluarkan uang banyak demi mencari istrinya,"
"Senang banget aku lihatnya, apa aku bilang, Pak Kaif itu cocoknya sama istri pertamanya, bukan istri keduanya itu,"