ASI Untuk Bosku
Tanpa basa-basi, ia melangkah maju dan langsung memegang pinggang Elina, menariknya ke samping dengan gerakan yang penuh kuasa, seolah memberi isyarat bahwa tak ada yang boleh mendekatinya.
Radit tidak hanya datang untuk menjemput Elina—dia datang dengan sikap yang tegas dan menuntut. Sebuah dominasi yang tak bisa disangkal, yang memaksa Elina untuk menelan segala kecemasan di hatinya.
Elina menatap bosnya dengan rasa bingung dan khawatir. "Pak Radit..." suara Elina terbata-bata, terperangkap antara perasaan tidak enak dan rasa malu yang menyelimuti dirinya.