Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan
keluh Mutia
"Aku akan merebuskan air hangat untukmu sekarang, tetapi menjelang airnya panas, kita masih bisa main satu ronde lagi," ujar Diaz dengan semangat, dia meraih kaos oblong di dekat tempat tidur dan bergegas keluar kamar.
"Ya, terserah kamu saja."
Tak berapa lama Diaz sudah kembali Sri dapur, bajunya bahkan masih bayi asap. Sesuai kemauan Diaz, mereka kembali merenggut surga dunia menjelang mandi untuk salat subuh.