Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Playboy Kampus

Playboy Kampus

“Dua jam? Mengapa terasa begitu cepat?” Jamilah mengangkat tas yang dibawanya. “Hampir lupa, Mas Beryl!” kata Jamilah sambil mengeluarkan bungkusan dari dalam tasnya. Bungkusan itu berisi mendut. Makanan tradisional penduduk desa dengan bahan dasar ketela. Sedangkan, lelaki yang ada di balik semak belukar itu, sudah berkali-kali menepuk nyamuk yang dari tadi rajin mengganggunya. Lelaki itu masih tetap menggerutu mengutuk Beryl.
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Mendadak Nikah dengan CEO Muda

Mendadak Nikah dengan CEO Muda

Jin berjalan keluar rumah. "Kabur?" Mereka berdua menjawab serentak. Jimmy dan Juki saling pandang. "Memangnya Kak Jin mau pergi ke mana?" teriak Juki. "Mau beli semvak dan beha," jawab Jin yang akhirnya hilang ditelan pintu. "Kenapa Kak Jin beli beha?" Jimmy dan Juki saling pandang dan menggaruk kepala yang tidak gatal. "Kau lupa ya, kita kan sekarang punya kakak ipar," jawab Jimmy.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

cerocosku sambil menuduhnya. "Sinting!" Satu kata dan dia kembali mengalihkan tatapannya pada laki-laki ganteng di hadapan kami. "Aku Jumi, alias Juminten." Tak kusangka dan tak kuduga. Mantan janda itu mendahului aku berbicara dengan laki laki ganteng ini. Tangannya yang mungkin bau jigong itu terulur pada si ganteng. Dengan wajah tak tahu malu, ia tersenyum sangat manis padanya. Bahkan, saking manisnya, malah berubah jadi pait.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Mereka semua sebenarnya tidak suka dengan Tugiman yang suka judi dan mabuk-mabukkan setiap hari, padahal dia cuman tukang becak. "Iya, Bude! Aku tidak butuh Bapak tukang mabuk dan tukang main perempuan. Aku muak dengannya, aku tidak sudi punya Bapak seperti dia!" geram Bayu. Saras menepuk pundak adiknya pelan, "Bayu, tidak baik bicara seperti itu pada orang tua, bagaimanapun dia Bapak kita." "Aku tidak sudi, punya Bapak seperti orang itu, Mbak! Aku benci Bapak!"
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

Dari arah jalan lain, Jinah sedang berjalan menggendong bakulnya. “Jamuuuuu! Jamuuuu!! Muuuu! Jamuuuu! Jamu kuat! Jamu tahan banting! Jamu tahan ambrok! Jamu tahan genjot! Jamu kuat! Jamu rapat! Jamu sehat, anti kutu, anti jamur! Semuanya ada, jamuuuuuu! Jamuuuu! Murah meriah! Beli sepuluh botol gratis sama tukang jamunya!” Samsudin mendengar teriakan Jinah. “Itu promosi apa gade sepeda?” Gumam Samsudin sambil cengar-cengir.
1030.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Menur tidak mungkin tiba-tiba menjadi 'Madu yang baik' tanpa ada pamrih besar di baliknya. "Kar, jangan minum jamu itu," ujar Baskara dengan nada perintah yang tidak bisa dibantah. "Kenapa, Bas? Kalau Mbok Ijah kembali dan melihat gelasnya masih penuh, dia akan mengadu." "Firasatku sangat tidak enak. Di rumah besar ini, kebaikan yang datang tiba-tiba adalah racun yang dibungkus madu," Baskara menatap gelas itu dengan jijik. "Buang saja ke pot tanaman atau ke saluran pembuangan di kamar mandi.
1044.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Meminjam Benih Kakak Ipar

Meminjam Benih Kakak Ipar

Tanpa sadar tangannya semakin mencengkram erat dress-nya. “Jamu? Kenapa tidak ke dokter saja?" Agra yang dari tadi menyimak pun akhirnya menyahut. Wajah Deana langsung terangkat memperhatikan pria itu. Dia tampak elegan dan tampan dengan menyandarkan tubuh di sofa, tangan terlipat di depan dada dan rautnya terlihat santai. "Kurasa obat dokter hanya akan membuat tubuhnya lemah. Jadi, lebih baik mencari aman. Lagipula, banyak yang berhasil dengan obat tradisional." Ivan tersenyum kecut.
693 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Permainan Kejam Suamiku

Permainan Kejam Suamiku

ujar Jack dengan penuh semangat, lalu mulai dengan lihainya membuka celana. “Mulutku kering, mau minum air….” Rika yang polos dan lugu langsung menurut. Dia dengan cepat membawakan dua gelas air dari meja makan. “Suamiku, ibu, minum ini!” Tanpa sadar, aku menerima gelas itu dan langsung meneguknya. Setelah habis, barulah aku tersadar. Bukannya ini air yang kusiapkan untuk mereka berdua? Yang sudah dicampur dengan obat perangsang….
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Lebih baik janda, daripada menderita!

Lebih baik janda, daripada menderita!

ha 🍀🍀🍀🍀🍀 Becak yang aku tumpangi masuk kedalam pekarangan rumah, Mamang tukang becak membantuku menuruni segala belanjaanku yang cukup banyak. Setelah itu kusodorkan tiga lembar uang berwarna ungu dengan gambar Taman Wakatobi dan Tarian Pakarena pada Mamang becak. "Assalamualaikum,"
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
JAMU MADU (Janda Muda Mata Duitan)

JAMU MADU (Janda Muda Mata Duitan)

Kalau beneran, bisa kali gue nyumpahin diri sendiri dapat jodoh perjaka tajir, kekehku dengan pemikiran absurd yang kali aja beneran manjur. Secara julukan jamu madu yang artinya janda muda mata duitan udah tersemat di diri gue. Ya nggak apa-apa kali gue minta yang perjaka tajir. Otakku mulai lagi berandai-andai tinggi. “Ngelamunin apa kamu?” Pertanyaan Pak Jun membuatku sontak tersadar dari lamunan. “Nggak, Pak. Lagi mikir aja.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai jamu becak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status