Diuber Janda
Biasanya sebentar lagi juga ada yang datang.
"Jamu, jamu ... Jamu sehat prianya Bang Amiin. Dijamin jos sampai pagi loh!" seru Mbak Katini dengan suara sedikit keras. Tanpa aba-aba, Mbak Katini langsung menurunkan bakul jamunya, lalu duduk di kursi plastik yang sudah disiapkan oleh Amin untuk kustomernya. Tubuhnya gempal, padat berisi, dengan dandanan menor serta sanggul tinggi yang selalu menemaninya berkeliling. Dengan cekatan, Mbak Katini mengeluarkan gelas kecil dari ember kecil berwarna merah.
"Jamu buyung upik sajalah, Mbak," ujar Amin sambil menahan tawa.
Hot Chapters