Suamiku Mualaf Kaya Raya
Rahma membalas senyuman itu dengan lengkungan tipis di wajahnya, hatinya sakit ketika melihat orang yang dicintainya tidak dihormati dan dianggap oleh keluarganya, namun dalam hati kecilnya Rahma yakin jika tak selamanya kemiskinan akan menderanya, selagi ada kemauan untuk berusaha maka akan selalu ada jalan untuk meniti kesuksesan.
"Mas, kamu kenal si Nia kan, anaknya Bi Zainab, katanya bulan depan, dia akan menikah." Lirih Rahma mengatakannya.
"Kalau di undang ya datang saja dek, tapi kalau nggak di undang, nggak usah datang," sahut Yudha santai.
"Entahlah mas, lihat saja nanti. Undangannya sih ada."
Sikat na Kabanata