Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

ujar Rain. “Iya, Nak. Tapi hati-hati jalannya, jangan sampai kamu menginjak beling. Jangan lama-lama di kamar kamunya, cepat balik lagi ke sini. Jangan jauh-jauh dari Mama,” sahut Asri. Rain mengangguk, perlahan ia turun dari ranjang. Dengan langkah kecil dan pelan, Rain melewati serpihan gelas yang masih berserakan di lantai.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Jangan Mencintaiku

Jangan Mencintaiku

"Keyla, aku telah berjanji pada dirinya. Untuk bisa membuatmu bahagia, untuk bisa membuatmu menghapus setiap tetes air mata, semua kesedihan yang kamu luapkan. Ternyata aku nggak bisa melakukan apa pun, aku hanya bisa membuatmu semakin terpuruk dan menderita. Baiklah, aku akan belajar untuk membiarkanmu meninggalkanku. Tapi, aku mohon padamu jangan memintaku untuk melupakanmu." Mexsi bangkit dari sana.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

"Sekarang kamu mau apa? Pakai ngomongin jodoh jodoh segala? Kamu pikir aku masih mau sama kamu! Najis tujuh turunan kalau aku masih mau sama kamu ya!" "Sekarang pergi dari hadapan ku sekarang juga, karena aku nggak sudi lihat muka kamu lagi! Sana pergi! Pergi! Aku nggak sudi deket deket kamu lagi!" bentak ku pada Soraya yang membuat perempuan tak punya akhlak itu terdiam sesaat. Namun, sesaat kemudian Soraya membuka suaranya.
1034.9K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Kali ini, sebuah kalimat lanjutan yang jauh lebih berani dan menuntut muncul di baris baru. ​"Segera ceraikan bajingan itu. Kamu tidak pantas hidup menderita bersamanya. Datanglah kepadaku, jadilah milikku seutuhnya." ​Itu pesan dari Angger. Brondong itu tampaknya benar-benar sudah kehilangan akal sehatnya sejak Dania pergi melangkah keluar dari apartemennya. Sifat posesif dan kegilaannya pada Dania membuat pemuda itu tidak bisa menahan diri untuk merengek bagai anak kecil yang kehilangan mainan berharganya, menuntut sebuah kepastian di tengah hubungan terlarang mereka.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Biarkan aku pergi

Biarkan aku pergi

"Kau kejam, Chris Raven! Setelah kau membuatku jatuh cinta kini kau menghempaskanku bagai seorang wanita pesakitan yang tiada artinya dalam hidupmu. Kau berselingkuh di belakangku dan kini kau bersikap seolah kau tak pernah mencintaiku. Kenapa kau tega sekali padaku, Chris?!" ***
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

Kenapa aku yang malu. [Aku bisa dapat yang lebih, lihat saja nanti] [Semoga ia tidak menyesal nantinya setelah tau] [Hidup perlu bukti, bukan menebak] [Kudo'akan semoga engkau berubah dan sadar] [Urus dirimu sebelum menyinggung orang lain] [Itu karena aku tau siapa kamu] [Jangan katakan kamu menyesal meninggalkanku] [Justru lebih menyesal jika terus bersama]
1093.7K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library

Maaf, Sudah Berlalu

Dia menghadang di hadapanku dalam dua langkah, sama sekali tidak peduli dengan ekspresi wajahku yang muram, langsung berkata sesuka hati. "Aku tahu kalau sebelumnya aku sudah menyakitimu. Aku sudah merenungkannya setelah pulang. Aku ingin mengejarmu lagi. Kalau kamu nggak mencintaiku lagi, aku akan membuatmu jatuh cinta lagi padaku." Sambil berkata demikian, Leon mengeluarkan cincin berlian dari sakunya, lalu berlutut dengan satu kaki. "Jadi …. Lisa Madri, apakah kamu bersedia memberiku kesempatan sekali lagi?"
5.9K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai

Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai

Mas! “Oya Mas? Kamu bisa bicara begitu karna kamu belum merasakan penyesalan. Nanti kalau kamu menyesal, ingat satu hal, yang pergi belum tentu kembali, yang kamu lepas, belum tentu jadi milikmu lagi. Tolong kamu ingat itu, bila perlu, catat di jidat!” Aku langsung pergi meninggalkannya, menutup pintu kamar rada kencang, tidak kuperduli teriaknya memintaku berhenti. Dengan cepat, aku tetap menuruni tangga.
9.5133.1K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Jangan Salahkan Aku Pergi

Jangan Salahkan Aku Pergi

ucap sesal Mer. "Hem, lain kali Aunty ngga boleh berjalan cepat lalu berhenti mendadak. Aku tuh suka sebel sama orang gede, kalau jalan suka ngasal. Kadang kalau jalan suka sambil ngelamun juga," kata anak itu polos. Mer tertawa renyah mendengar penuturan anak kecil berjenis kelamin wanita itu, baru kali ini dia merasa lucu mendengarkan anak kecil yang sedang menggerutu.
1016.9K viewsOngoingAdded to Library 541 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

"Simpanlah, sekarang kalian sudah resmi, menjadi suami istri, belajar saling memberi, menerima dan saling mengalah. Allah tidak melarang perpisahan atau cerai, namun Allah membencinya." Pesan pak petugas sambil mengulurkan tangan ke arah Evan sambil mengucapkan selamat menempuh hidup baru. Kemudian satu persatu para tamu berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada Evan dan Isaura. Termasuk Nilla. Mata mereka saling bertatap, dengan tangan dalam genggaman, sejenak, Namun sungguh mampu mengubah dunia Evan. Hingga mereka terpisahkan oleh tamu lain yang juga ingin mengucapkan selamat kepada mempelai.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status