Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

Jangan sekarang langit, aku mohon jangan menambah kesialan ini dengan air kirimanmu! "Mas, kok mau hujan?" Kila terlihat panik. Dia berdiri dan mengamati langit di atas teras rumah. Sementara aku, Tentu saja lebih panik. Harusnya hujan tak datang di hari sepenting ini, di musim kemarau juga. Apakah banyak orang yang berdo'a agar air langit itu segera turun? Belum juga kutemukan ide mengatasi masalah ini, tetesan air sudah jatuh ke tanah. Tamat sudah, riwayatku sebagai orang terpandang jatuh dalam Sekejap.
8.9277.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Gerimis pun mulai mengguyur bumi, diiringi suara gemerisik dedaunan dan sepertinya ranting kering yang patah dan jatuh ke tanah. Beberapa menit kemudian, hujan deras benar-benar berjatuhan. Aku kembali melafalkan doa-doa, sebab saat turun hujan adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Semoga keluargaku selalu bahagia di dunia hingga berkumpul di Surga. 💕💕💕
10100.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
UNFINISHED PAST

UNFINISHED PAST

Rupanya, hujan kali ini hadir diringi kenangan. Menyaksikanya, aku bagai bercermin dengan masa lalu. Kala itu, aku tengah termenung, tanganku menengadah ke atas, rintikan hujan beramai-ramai membasahiku. Tak terkecuali wajahku, yang sesekali menatap bagaimana air itu terjun ke bumi. Sudah menjadi hobi untukku, berlama-lama memandang hujan. Bedanya kali ini, aku lebih berani memperhatikannya, karena ia berhasil membuatku melamun, dan dengan lancangnya mengingatkanku pada secarik masa lalu..
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

Tidak bisa dihapus, hanya bisa ditutup, tapi jejaknya tetap menembus ke halaman-halaman berikutnya. Hari itu hujan turun pelan. Bukan jenis hujan badai yang membuat orang panik mencari tempat berteduh, melainkan hujan yang mengundang orang untuk diam sejenak, memesan kopi hangat, dan berbicara dengan dirinya sendiri. Aku berdiri di atas panggung kecil, memetik gitar seperti biasa, mencoba menenggelamkan diri dalam melodi.
10631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO

Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO

Mereka mulai bicara tentang masa depan—dengan langkah kecil, luka yang belum sembuh, dan harapan yang pelan-pelan tumbuh kembali. Hujan turun sejak sore, membasahi seluruh pelataran rumah dengan ritme yang nyaris meditatif. Suara gemericik air yang memukul genteng seolah membisikkan sesuatu yang tak terucap—kenangan, penyesalan, dan segala yang belum selesai. Di ruang tengah, Noah duduk sendirian di dekat jendela, memandangi tetesan hujan yang menuruni kaca dengan pandangan kosong.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

Bab 68 Malam itu, hujan turun dengan deras, menciptakan irama alami yang menenangkan. Lia duduk di dekat jendela kamarnya, menatap tetesan air yang berlomba-lomba menuruni kaca. Pikirannya melayang, mencoba mencerna peristiwa yang baru saja terjadi.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Tuan Presdir, Nyonya Tidak Ingin Bercerai!

Tuan Presdir, Nyonya Tidak Ingin Bercerai!

' 'Ayo coba kita lihat keluar, coba untuk mengemudi pelan-pelan. 'Jangan gila, hujannya terlalu lebat kita tidak akan mampu melihat jalanan.' Diantara semua kebisingan yang sayup-sayup itu Amanda hanya terus terdiam, memeluk tubuhnya sendiri yang mulai merasakan dingin. Tidak hujan saja di kota A saat malam hari memiliki hawa yang dingin, apalagi ditambah hujan begini. Rasanya kuku-kuku ikut menggigil.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

"Jangan salahkan hujan untuk apa pun yang membuatmu marah." Mendengar ucapan rekannya, gadis tersebut menghampiri, tangan ia masukkan ke saku celemek. Membelakangi meja sambil mendengkus. Nampaknya malam ini hujan begitu bersalah, sebab menghalangnya pulang. "Kau bisa bayangkan, El. Ini sudah jam sebelas, hampir jam dua belas, dan hujannya bahkan tak menunjukkan tanda-tanda mereda."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Janda Lumpuh Milik CEO

Janda Lumpuh Milik CEO

Vote dan komen oghey😉 Malam ini, entah sampai kapan hujan akan mengguyur kota. Membuat jalanan becek dan aktivitas-aktivitas di luar sana tertahan sementara. Sama dengan tertahannya seorang pria yang sedang menyesap kopi sambil duduk menaikkan satu lutut di sofa ruang keluarga.
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

ita tentang segala macam hal, Ari dia adalah tetanggaku anaknya pendiam dan ramah, sangat baik, "koen gak tau turu omah tah not, kok mesti turu musholla tok". (Kamu tidak pernah tidur dirumah kah not, kenapa selalu tidur dimusholla) tanya nya ketika semua sedang hening tak bersuara. Aku hanya mengangguk sebagai jawaban singkat ku, memang setiap malam kuhabiskan disini, dimusholla ini, aku hanya akan tidur dirumah jika aku merasa sakit atau tidak enak badan, kadang hujan pun tak menjadi penghalang untuk ku pergi kemusholla ini, dan ini yang membuatku dikenal oleh beberapa orang tetangga. kami akan mengabiskan malam dengan bercanda, bermain bersama bahkan kita akan berpura-pura untuk tidur jik
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status