Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Give Me More Than Your Love (Indonesia)

Give Me More Than Your Love (Indonesia)

tanya Nisa dengan ekspresi serius. "Lo ga bawa jas hujan?" Nisa menggeleng "Ish kebiasaan banget sih, kita tuh harus selalu sedia payung sebelum hujan. Nah kalo hujannya udah ada terus payungnya nggak ada ya bisa basah-kuyup kita.", omel Diza panjang kali lebar kali tinggi. "Iya iya maaf elah, hujan doang nggak bakal bikin lo ngilang kayak Nacl yang terlarut oleh H20 kali."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
ANILA - Kutukan Angin

ANILA - Kutukan Angin

[sebab hujan, selalu buatku tenang] [dengan hujan, teriakku tersamarkan] [tanpa hujan, tiada kehidupan] [tanpa hujan, tiada kedinginan] [tanpa hujan, tiada nikmat Tuhan yang indah [tanpa hujan, tak akan ada cerita,] [tanpa hujan, tidak akan ada pelangi] [tanpa hujan, tiada rasa ketakutan,] [tanpa hujan, petir tak akan datang,] [dari hujan, dapatkan kebasahan] [dari hujan, semua dapatkan makanan,] [karena hujan, aku jadi banyak belajar] [karena hujan,] [Ingatkan ku akan–] saat di puncak rasa untuk menuliskannya tiba-tiba Anila terganggu oleh ketukan sebuah pintu Tik tok tok!
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Ujian sebelum Akad

Ujian sebelum Akad

Ia akan menangis semakin kencang, sehingga membuat orang tuanya sibuk menenangkannya. “Tidak usah menangis. Jangan takut. Hujan itu bukan untuk ditakuti, tetapi disyukuri. Itu saatnya ikan minum air. Saatnya sumur diisi airnya. Biar kita nggak kekurangan air.” Kata-kata itu sering diucapkan oleh orang tuanya saat hujan turun untuk menenangkannya supaya tak menangis saat hujan turun dengan lebatnya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Semua jalanan lengang dan tampak sepi. Demi keselamatan, para warga dihimbau untuk tetap di dalam ruangan sampai hujan badai benar-benar reda. “Ya Allah, sampai kapan hujan berhenti? Saya sangat merindukan keluarga saya. Saat ini mereka tengah apa ya?” monolog Darren dengan telapak tangan yang masih menyentuh kaca jendela.
10147.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Enak di Kamu Aja. Sekarang lagi musim hujan, mau pagi… siang… sore…. malam… kalau langit pengen menurunkan hujan yaaa…. bakalan hujan. Begitu juga halnya pagi ini, di saat Dinda bersiap ke sekolah, langit langsung memuntahkan airnya ke permukaan bumi. Padahal Dinda inginnya kucuran air tersebut akan datang di saat dia sudah berada di sekolah sehingga dia tidak perlu memusingkan bagaimana cara dia sampai di sekolah tanpa basah-basah.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Benaran Mantan?

Benaran Mantan?

Terkadang kamu lucu saat tiba-tiba mampir di ingatan ku. Kadang-kadang pula kamu menyebalkan saat bertatap muka langsung Hujan kembali menguyur kota malam ini. Naya menatap lurus kedepan melihat rintik hujan yang turun. Memang benar kalau hujan selalu membuat kita terkenang akan masa lalu. Tak ingin merasa sendiri, Naya memutar lagu untuk menemani malam nya itu.
9.911.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Tahun ini benar-benar pelik; langit seolah terkunci dan hujan enggan turun untuk membasahi bumi. Sudahlah, aku terlalu banyak berpikir. Lebih baik aku segera memejamkan mata dan menyimpan tenaga. Aku harus berangkat saat ayam pertama berkokok, sebelum posisiku diambil oleh orang lain yang juga sedang kelaparan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

“Ibu, kenapa orang dewasa selalu membingungkan?” Esok tadi ia mengharapkan ayam tetangga diam. Kini ia pejamkan matanya, menenggelamkan kosentrasinya dalam percikan air hujan, menerbangkan keinginannya ke langit yang sedang terisak. “Hujan segeralah reda!” Gadis itu tak akan membuka matanya sebelum hujan mengering.
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

"Jangan dekat-dekat jendela." "Ayo, masuk saja ke bagian dalam." "Aduh, bajuku basah sekali ini." "Kuharap Lukman tidak akan memberi kita rasa bosan di bawah hujan petir ini."
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

“Mungkin, tapi entah kenapa hujan selalu membuatku tertarik. Bahkan ketika hujan aku selalu ingin menengadahkan kepalaku ke langit, agar butir-butir hujan bisa menerpa wajahku.” Ah, romantis sekali dia. Batinku. “Nanti jangan berteduh ya kalau hujan.” “Wah, tapi kameraku Sal. Aku tidak apa kehujanan, tapi kameraku ini yang tidak boleh tersentuh hujan.” “Kamu bawa jas hujan?” “Bawa.” “Ya, nanti kamu pakai jas hujan. Biar kameramu tidak terkena air.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai jangan melamun saat hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status