Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku menyerah Mas

Aku menyerah Mas

Aku melihat alat alat itu saja sudah ngeri, bagaimana nanti jika Azka ku disuntik? "Buk, kami infus ya si adek" Ucap si perawat laki laki yang memegang alat infus. "Iya, tapi pelan pelan ya Mas, kasian anak saya masih kecil" "Tenang saja buk, pasien disini ada kok yang lebih kecil dari ini, malah ada bayi usia dua bulan yang sudah kami infus " "Apa? Dua bulan? " Perawat itu hanya mengangguk, oh tidak bayi dua bulan dimasukkan jarum ke tangannya? Aku tak bisa bayangkan.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 517 Times as jarum infus
Read
+Library
Jerat Cinta Pak Manajer Tampan

Jerat Cinta Pak Manajer Tampan

Sebuah jarum kecil tertancap di pembuluh darahnya, terhubung dengan selang transparan yang menjuntai menuju botol cairan infus yang tergantung di tiang besi di samping ranjang. "Dokter menyuntikkan obat penenang dan vitamin dosis tinggi semalam supaya tubuhmu bisa benar-benar istirahat total," jelas Dikta saat melihat ekspresi terkejut Freya. "Dokter juga memasang infus itu karena kamu gak bisa menerima asupan cairan lewat mulut saat gak sadar tadi malam. Kamu benar-benar udah melampaui batas kemampuan tubuhmu sendiri, Freya."
101.6K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as jarum infus
Read
+Library
Istri Yang Kau Ceraikan

Istri Yang Kau Ceraikan

Aku tidak perduli. "Ini Ayah, Nak. Ayah bantu Ibu perawat pasang infus di tangan Akbar ya, Nak." Kukecup kening putraku itu, lalu dengan mengucap basmalah mencoba melakukan penusukan pertama. Segala puji bagi Allah, darah berwarna merah langsung tampak pada jarum infus tersebut. Dengan cepat perawat membantuku, menyambung jarum pada selang infuset lalu menyetel aliran cairan infus yang masuk ke tubuh Akbar.
9.7172.4K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as jarum infus
Read
+Library
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

Keesokan paginya Grace terbangun, tangannya terasa perih. “Aww…!” imbuhnya seraya melihat ke jarum infus yang ada di tangannya. Grace melenguh lagi, tangannya taras sakit. “Nona Williams sudah bangun!” sapa ramah seorang perawat wanita yang berkata lagi, “Apakah sakit, aku akan menggantinya dengan jarum yang lebih kecil!” Secara umum, jarum infus yang lebih kecil. akan lebih tidak sakit saat dimasukkan ke dalam kulit dibandingkan jarum yang lebih besar. Grace masih sedikit limbung, dia memperhatikan sekeliling. “Ini bukan kamarku!”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as jarum infus
Read
+Library
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Tangannya merogoh saku dalam jas putihnya. Herman menarik sebuah spuit kecil berisi cairan bening. Ia menyuntikkan cairan tak kasatmata itu langsung ke dalam karet botol infus dengan gerakan yang sangat licin. Ia menoleh sekilas ke arah Leo dengan sorot mata penuh kepuasan. Setelah jarum infus menancap di lengan pasien, cairan bening itu langsung menetes masuk ke dalam pembuluh darah pekerja tersebut bersama salin steril.
1027.0K viewsOngoingAdded to Library 620 Times as jarum infus
Read
+Library
Satu Hari Dua Akad

Satu Hari Dua Akad

Jingga menggeleng dengan sudut mata yang basah. “Sebentar aja. Nggak usah dilihat.” Dipta memalingkan wajah Jingga ke arah lain dan mengusap sudut mata wanita itu, membiarkan perawat memasang infus di punggung tangan Jingga. Jingga memejamkan matanya saat merasakan jarum menancap di punggung tangan. Seperti inilah Jingga, tidak ingin sakit tapi ia sendiri yang mengundang penyakit itu.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as jarum infus
Read
+Library
Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Tidak ada hiasan yang bisa ia lihat. Diliriknya pergelangan tangannya. Ada jarum infus yang terpasang dengan rapi berikut selangnya. Cairan infus menetes pelan. Rara mencoba menggerakkan tubuhnya, tapi ia masih merasa lemas. Tidak ada seorang pun di kamar itu selain dirinya. Dinginnya AC membuatnya merasa sedikit kedinginan.
12.9K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as jarum infus
Read
+Library
Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

“Tenang aja, Mas. Cuma sebentar kok.” Namun, begitu perawat mendekat sambil membawa jarum infus, Abi langsung memundurkan diri dengan panik. “Eh, eh, nggak usah! Beneran, Mbak. Nggak usah pake infus!” Mas Denis menahan tawa sambil menepuk bahu Abi. “Santai, Bi. Cuma jarum kecil.” “Jarum kecil? Itu kayak tombak di mataku, Mas!” Abi memekik, membuat beberapa pasien di sekitar menoleh heran.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as jarum infus
Read
+Library
Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

"Ini adalah larutan nutrisi. Setelah kamu sadar dan sudah bisa makan, kamu tidak perlu diinfus lagi. Aku akan membantumu melepaskan infusnya. Kamu tahan sedikit, ya." "Oke." Samuel lumayan ahli dalam melepaskan jarum infus. Cintia tidak merasa sakit sama sekali. Samuel membantu Cintia menekan posisi bekas infusan itu beberapa saat. "Sudah cukup," desak Cintia. "Itu adalah jarum infus, harus ditekan beberapa saat." "Aku tidak tahan lagi." Hampir saja Cintia mengompol. Seakan baru menyadarinya, Samuel segera meminta Cintia untuk menekan bekas jarumnya dan langsung menggendongnya menuju toilet.
9.7149.1K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as jarum infus
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status