Ketika Jasa Dibalas Penghinaan
Dia hanya mendekat diam-diam, menyerahkan segelas air hangat dengan suhu yang pas, lalu berkata pelan, "Minum sedikit, akan terasa lebih nyaman."
Sesekali dia duduk di sampingnya, bercerita tentang masa mudanya saat bergulat di dunia bisnis. Dia pun pernah dikhianati oleh rekan yang paling dia percaya, bangkrut total, dan sempat terpojok tanpa jalan keluar.
"Lalu kenapa?" Dia tersenyum tipis, pandangannya jauh. "Kalau jatuh, tetap harus bangkit sendiri. Jalan masih panjang."