Boss With Benefit
”Panas banget di sini,” ujar Naila mengusap peluh di keningnya, “untuk masalah kolam renang, besok kita harus bicarakan lagi dengan Pak Heru, apalagi klien minta penambahan kolam anak-anak di dekat taman.”
Devan mengangguk-angguk, mengambil kembali botol air dingin di tangan Naila lalu menghabiskan sisanya, Naila memandang bingung, tatapannya menjadi gugup saat Agus juga memandang hal itu dengan heran.
”Haus banget ya, Pak? Sampe minuman saya diembat, hehehe,” Naila mencoba mencairkan suasana, ia tidak mau sampai Agus berpikir yang bukan-bukan.
Hot Chapters