Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

“A-apa yang kamu katakan?” Wajah Andre memucat, dia tidak percaya. “Sejak kapan? Kenapa kamu tidak memberitahuku?” Aku tersenyum, mataku dingin dan acuh tak acuh, “Apa itu penting? Kamu seharusnya tahu apa yang telah kamu lakukan, memanfaatkan ketulianku, bukan?” Andre mengepalkan tinjunya dan berdiri diam, tidak mampu bicara.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

"Gue tahu pria di sana itu Kenzo, salah satu abang yang lo kenal dari akun Miss Jiwa." ​Gerakan tangan Camelia terhenti di udara. Jantungnya berdesir cepat, namun dia memaksakan sebuah senyuman tipis yang hambar. "Kalau lo udah tahu, ngapain nanya lagi? Udahlah, gue mau makan. Gue lapar."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
Luka Itu Bernama Kamu

Luka Itu Bernama Kamu

Gara. “Aku punya anak, Ma.” Suasana rumah langsung hening. Hanya suara detik jam yang terdengar. “Anak? Sejak kapan?” Mama menatapku tajam. “Apa wanita yang kemarin kamu ajak ke kafe?” Aku mengangguk. “Namanya Gara. Umurnya sebelas bulan.” “Apa?” Mama memijit keningnya. “Vin, kamu sembunyikan ini dari keluarga? Bagaimana kalau Papa tahu?”
718 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
Kamu Selingkuh? Aku Selangkah

Kamu Selingkuh? Aku Selangkah

Fara yang telaten menyuapi anaknya, Reza, sambil sesekali bercanda kecil merupakan pemandangan yang indah. "Besok Mama lembur nggak?" tanya Andre pada Rita, yang merupakan seorang Manager Marketing di sebuah kantor Asuransi terkemuka di Jakarta. "Iya, Pa, Mama lembur lagi. Udah mendekati akhir bulan, tanggal-tanggal crucial, Pa," beber Rita menyudahi makan malamnya. "Kenapa, Pa?" tanya Rita balik.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
Kamu adalah takdirku

Kamu adalah takdirku

Tamu itu bergidik ngeri melihat si pria muda, rasanya ingin sekali melemparkan bogeman ke arah wajahnya. "Siapa orang itu?" gumam si tamu. *** "Seharusnya ruangan tempat aku bekerja dibersihkan serta disterilkan dari hama pengganggu. Bagaimana jadinya jika ruangan itu terdapat hewan pengerat yang bisa menghancurkan ruangan?" ujar Bramantyo, pria tampan yang baru saja menduduki jabatan sebagai manajer sebuah hotel terkenal di kota Bandung.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Itu ia lakukan untuk membuktikan kalau dirinya benar-benar ingin setia. Mereka memilih makanan dibuku menu. Seperti biasa, masing-masing memilih makanan faviritnya. "Sayang, aku tadi bertemu teman lamaku saat masih kuliah" Amira berbicara membuka percakapan. "Iya, terus kenapa?" jawab Herman menanggapi. "Aku sedikit bingung, aku sama sekali tak mengenalnya, tapi kenapa dia mengenalku ya mas? bahkan dia bisa kenal namaku, tapi aku sama sekali tak mengenalinya"
1054.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
KAMASEAN

KAMASEAN

Selain ingin bertemu Frans, kedatangan Sean ke tempat itu juga untuk menyampaikan sebuah kabar, kabar yang tak sepenuhnya baik, pun tak sepenuhnya buruk. Ketika Sean hendak membuka pintu, seorang cleaning service yang bekerja di sana lebih dahulu ke luar. Wanita paruh baya itu tampak kaget melihat kedatangan Sean. “Mm..Mbak Sean ada perlu apa datang ke sini?” lirihnya yang tampak gugup.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
TAKDIRKU ADALAH KAMU

TAKDIRKU ADALAH KAMU

TAKDIRKU ADALAH KAMU 🌹🌹🌹🌹 Siang itu Naira mengajak Ibunya melihat rumah yang baru di beli dari gaji pertamanya. "Terima kasih, Nai!" ucapnya berlinangan air mata. "Maafkan aku, Bu! Belum bisa membahagiakan mu, aku hanya bisa memberikan rumah ini untukmu!" Naira memeluk ibunya. Wanita itu mengelus rambut anaknya dengan penuh kasih sayang.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
The Scars

The Scars

Kaluna yang sedang meredakan batuknya tiba-tiba menatap Kama dengan ekspresi bingung. "Aku bukan cewe kayak gitu! Lagian Delvin gak pernah jutek kok," jelas Kama. Tentu saja penuturan itu mendapat ekspresi terkejut dari lawan bicaranya. "Seorang Delvin? gak jutek?" tanya Kama tak percaya. "Iya," jawab Kaluna sekenanya. Kama berdiri dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
KUBUAT KAMU MISKIN, MAS

KUBUAT KAMU MISKIN, MAS

KUBUAT KAMU MISKIN, MAS 30. ** PoV Sandrina Aku menghela napas sambil menyeruput kopi di kafetaria yang tak jauh dari kantorku. Ku ambil gawaiku lalu ku kirim pesan ke Damar melalui aplikasi hijau. [Kamu bisa datang ke sini?] [Kemana, Bu?] Dia menjawab pesan itu dengan sangat cepat. Aku menepuk kepalaku teringat kebodohan tadi di kantor saat Mas Alif datang. Mas Alif sengaja melakukan itu sehingga aku menjadi asal bicara saja.
10142.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai kamu adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status