Jodoh Yang Dinanti
Pemuda kaos putih polo itu masih memegang kain lap di tangannya.
"Fahri mau ke Jogja, Nan, ngedadak banget." Bunda menyahut.
"Kenapa, Ri, kok tiba-tiba?" tanya Adnan dengan kening berkerut.
"Nenek di Jogja sakit, Bang, jadi kita sekarang mau langsung ke sana, lihat kondisi Nenek," jawab Fahri. "Tapi ini juga nunggu Araya dulu, kok, mau pamitan sama Raya."
Hot Chapters