Kesayangan Mami
Berhasil membuat jantung berdebar tak karuan, haruskah jujur?
"Mmm, makan nasi. Sama temennya, nggak macam-macam kok. Sueeer." Aku mengacungkan dua jari tengah, sebagai tanda keseriusan.
Namun, tatapan tajam seakan mengintimidasi membuat nyali menciut. "Maaf." Menunduk lebih dalam, aku pasrah pria itu memang susah untuk dibohongi.
"Bilang sama aku, kamu ... Ada makan apa?" tanyanya lagi, tak menyerah begitu saja.
Hot Chapters