Mata Elang
Arka mulai melepas baju Mawar, akan tetapi Mawar masih belum ada reaksi untuk membalas cumbuan Arka.
“Tunggulah sebentar, Sayang!! Aku ingin mandi dulu,” pinta Mawar.
Mawar pun bangun dari tidurnya, lalu dia mencuri ciuman dengan tersenyum genit membuat Arka terpancing untuk membalasnya berkali lipat. Namun, Mawar berhasil lolos dia berlari memasuki kamar mandi.
“Aku nggak rela jika bau tubuhmu tercampur dengan Si Bandot Tua itu, Sayang. Sabarlah!! Aku akan menyelesaikan ini dengan cepat,” gumam Mawar.
Hot Chapters