Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Di dalam gua, dinding-dindingnya dihiasi lukisan kuno yang menggambarkan pertempuran antara manusia dan makhluk gaib—lukisan yang tampak hidup, warnanya berubah mengikuti emosi pengunjung. "Kita harus merebut cermin itu," desis Raka, menghindari stalaktit yang jatuh akibat getaran mantra Ki Jagabaya. Dyah mengangguk, lalu mengeluarkan kalung naga dari lehernya. Kalung itu bercahaya redup, seperti api yang kehabisan bahan bakar. "Aku akan memancing perhatian mereka. Kau ambil cerminnya."
104.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Jari telunjuknya kini mengarah pada Kaia yang sekarang ada di gendongan Langit. Katha langsung melotot. “Maksud kalian itu, aku sama dia?” tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri, lalu beralih pada Rabu yang sudah tertawa. Dengan polosnya Bening mengangguk. Dia memang merasa bahwa anak kecil di gendongan Langit mirip dengan dua orang yang dikenalkan lelaki itu padanya. Akan tetapi, ekspresi Katha membuatnya menyadari sesuatu. “Eh, kalian bukan suami-istri, ya?” tanyanya terkejut.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

jawab Gilang sambil berjalan ke arah loket untuk membeli tiketnya. Setelah mendapatkan tiketnya, mereka pun naik ke atas bianglala raksasa tersebut. Bianglala sendiri memiliki arti pelangi. Hal ini ditunjukkan dengan warna gondola bianglala yang berwarna-warni seperti pelangi. Bianglala yang memiliki tinggi mencapai sekitar 30 meter. Kapasitas bianglala bisa mencapai 180 orang, dengan 30 gondola yang masing-masing bisa dinaiki 6 penumpang. Sekali naik bianglala, penumpang akan berputar selama 5 kali putaran.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Vita. "Itu tidak masuk akal bagi aku." Kata Daffa. "Terserah saja, kamu memang sulit dikasih tahu oleh orang lain." Kata Rafael. "Sudah, ayo kita temui Kuhar!" Kata Ilham. Aku dan semua teman aku pergi menemui Kuhar. Kuhar membawa kami ke suatu tempat di dekat perbatasan antara hutan dan jalan menuju kampung Lamuna. Lalu, Kuhar membawa kami ke sebelah kiri dan di sana terdapat sebuah panggung yang sangat megah. Saat melihat panggung itu, aku teringat akan mimpi yang tadi aku alami. Di mimpi aku juga terdapat panggung itu hampir sama hanya saja panggung di sini sedikit lebih berbeda. Karena di sini banyak hiasan dan juga terdapat lampu padahal sekarang pagi hari. Aku bertanya kepada Kuha
611.7K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
MR. D

MR. D

tanya Ganda masih tak mengerti akan penjelasan Kakek Halilintar. “Begini Nak Ganda biar saya jelaskan membukanya gerbang gaib buatan kerajaan siluman ular tanah terhubung dengan alam nyata. Datangnya rombongan kerajaan wakil-wakil dari beberapa kerajaan gaib yang melintasi alam nyata di salah satu sisi dekat dengan lembah setan. Jadi kalian tak perlu lagi memanjat muka gua kelelawar. Gerbang gaib tersebut adalah jalan pintas paling cepat menuju lembah setan. Tentu bukan tanpa risiko kalau kalian tak waspada saat melintasi gerbang bisa saja kalian terseret ke alam lain disisi yang lain,” ucap Kakek Dewa memberi keterangan tambahan dari keterangan Kakek Halilintar.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Keberadaanku di tempat bising dan penuh ini hanya untuk memenuhi janji jumpa pada seseorang. Kulihat gadis yang aku tuju melambaikan tangan dari meja dilingkari sofa kulit tebal yang warnanya sudah enggak jelas di bawah paduan banyak lampu. Terusan sepaha yang dikenakannya tampak jatuh membentuk lekuk tubuh, tali bahunya menegaskan garis dari tulang selangka dan bahu yang sempurna. Siapa yang tidak akan tergoda dengan pergerakan Caca?
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Matanya terlihat berkaca-kaca. "Jadi... jadi kakang berasal dari Perguruan nomer satu di Negara ini?" tanya Kirana tak percaya. Bima mengangguk. Tanpa sengaja dia melihat dua tonjolan kecil di dua bukit milik Kirana. Bima sangat penasaran. Dia dekatkan jarinya ke arah tonjolan itu. Kirana tersentak namun dia tak bergerak sama sekali. Dia hanya menahan nafas saat jari itu menempel di ujung dadanya.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
PNB S2 : IBLIS NAGA BIRU

PNB S2 : IBLIS NAGA BIRU

Kata-kata Candaka bisa diterima oleh Rinjani, walaupun sebagai pendekar dia sangat penasaran dengan kehebatan Naga Timur seperti yang diceritakan oleh Moghul. "Kamu mau meminjam kapalku atau cukup diantar oleh anak buahku?" tanya Moghul. "Antarkan saja kami melewati Dusun Penyamun yang sekarang menjadi markas sekte Gerbang Sembilan Naga Langit itu menuju Desa Bayangan," ujar Candaka. "Ada dermaga di dekat Desa Bayangan yaitu Dusun Nelayan, tapi aku peringatkan kamu untuk berhati-hati karena nelayan di desa ini sangat misterius," pesan Moghul.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as kaca benggala mak lampir
Show Reviews (30)
Read
+Library
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
Immortal
Trilogy terakhir Pendekar Naga Biru bisa disimak nanti di sosmed Author ya ... Kisah yang akan berbeda dengan kedua trilogy sebelumnya. Ada fantasy, system, CEO, dungeon, Kultivasi, Pendekar yang tergabung menjadi satu di KISAH TIGA NAGA SAKTI. Segera ya ....
Read All Reviews
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Galuh bingung tidak mengerti dengan makna senyuman Lintang. “Bukan ayah, tapi pagoda bunda kidul. Di mana pagoda itu ayah, bukankah pasukan kita ada di sana?” jelas Lintang sembari menggeleng. “Pagoda? Pasukan? Sial! Mengapa kita lupa?” umpat Galuh meracau memaki dirinya sendiri. Wush! Bawana mengibaskan tangan, mengeluarkan pusaka pagoda Kanjeng Ratu Kidul dari dalam dimensi penyimpanannya.
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 690 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Monoton. "Kita naik sedikit ke sana, dan akan sampai di Kamp 2," Kak Yewen menunjuk tebing di hadapan menggunakan trekking pole. Tampak dari bawah sini pamflet besar bertuliskan "Kamp 2| 2.000 mdpl" teronggok tegas bersama bendera sang Saka Merah Putih.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as kaca benggala mak lampir
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status