Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

ucap Cakra Buana. "Luar biasa mengenaskan! heh heh heh!" sambung Ki Marga di susul tawa mereka semua termasuk Gandi dan Sekar Asih. Sanjaya semakin bingung harus berkata apa. Dia hanya menunduk dan tersenyum malu. *** (Bagi yg penasaran kisah Gandi silahkan kunjungi K@rya K@rsa dg judul Pendekar Kilat Neraka)
8.962.6K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as kaca custom
Read
+Library
KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

ucap salah satu orang tersebut yang sepertinya pemimpin dari perampok. Saat itu semua perampok mulai mengeluarkan kekuatan Cakra dari dalam tubuhnya masing masing. Guru Li sangat terkejut, salah satu perampok itu sudah berada di tingkatan Cakra Lin Do. Cakra dalam dunia ini terbagi menjadi sembilan tingkatan. 1.Cakra Sin 2.Cakra Duo 3.Cakra They 4.Cakra Fhey 5.Cakra Lin Do 6.Cakra Sie Do 7.Cakra Ruju
101.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as kaca custom
Read
+Library
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

“My Love” Begitu tulisan kontak yang bisa kubaca dengan jelas dari posisiku saat ini. Nasya menatapku sesaat sebelum menggeser layar ponselnya dan mendekatkannya ke arah kupingnya. “Ya.” “Aku di K*C di lantai 1” “Belum. Makanannya pesan bungkus aja, nanti makan di kantor. Kalian sudah selesai?”
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as kaca custom
Read
+Library
Cintaku yang Terbaik

Cintaku yang Terbaik

Arjuna menggandeng tangan Amanda, memasuki rumah dengan pintu bergaya gebyok khas Kudus yang kaya akan ukiran penuh seni. Memasuki rumah, wah! Amanda lebih tercengang lagi. Mereka seolah memasuki rumah bergaya western. Seperti rumah-rumah di Amerika Serikat gitu. Mereka bertemu dengan sebuah ruang tamu modern yang diisi dengan satu set sofa berwarna putih dan meja cokelat terbuat dari kayu eboni hitam. Lantai hitamnya berlapis permadani krem yang menambah kontras menakjubkan.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as kaca custom
Read
+Library
Angkasa

Angkasa

tanya cewek berambut blonde itu dan mengedip genit kepadanya. "Maaf anda mau pesan apa?" Angkasa mengalihkan pembicaraan. Terbilang masih muda diantara pekerja kafe ini wajah Angkasa terlihat baby face, dan seperti remaja ganteng masa kini? "Minta nomornya dong." godanya lagi. "Oke, nomornya 42." jawab Angkasa melenceng malah ke ukuran sepatunya. Cewek ini sebal, nomor ponsel bukan itu sayang!
85.0K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as kaca custom
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Lo ditunggu mas Qai depan kafe lobi, buruan katanya. Dia mau rapat sama pak Pras.” “Buruan, Cit!” sambar Aldo. “Kita juga mau cabut habis ini.” “Iyaaa!” Cita langsung beranjak dan berlari menuju kafe yang berada di samping lobi kantor Metro. Melihat Qai sudah bertolak pinggang di sana, Cita segera memberi senyum ramah selebar mungkin. “Napa, Mas?” “Saya mau rapat, terus lanjut keluar kota.” Qai memutar tubuh, untuk mengambil sebuah paper bag yang ada di kursi kafe di belakangnya. “Ini, biasa. Titipan mas Nando buat kam—”
9.839.3K viewsCompletedAdded to Library 863 Times as kaca custom
Read
+Library
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

Di susul dengan Kirana yang duduk di sebelahnya. "Kak Ica sama Kristal berapa lama di Korea, Ma?" Carla bertanya sembari menyendokkan nasi untuk Kirana. Meskipun Deica adik iparnya, tapi mengingat umur Deica yang lebih tua membuat Carla lebih nyaman memanggilnya 'Kakak'. "Satu minggu. Tadinya Mama mau ikut, tapi lagi ada pesenan Kebaya buat acara nikahin lusa."
9.81.1M viewsOngoingAdded to Library 42.0K Times as kaca custom
Show Reviews (48)
Read
+Library
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Read All Reviews
Di Balik Topeng si Pembunuh

Di Balik Topeng si Pembunuh

Kinara menyerahkan ponsel milik Caca dengan wajah kebingungan, membuat sang pemilik ponsel menunjukkan ekspresi yang sama. “Ca bisa tolong handle butik sebentar? Bang Stef menyuruhku untuk datang ke kantornya sekarang.” Caca menganggukkan kepala sebagai jawaban atas perintah Kinara. “Aku bakal kembali sebelum jam tujuh malam Ca. Kamu tenang saja,” ucapnya sembari meraih tas dan melangkahkan kakinya keluar. ***
102.3K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kaca custom
Read
+Library
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

jawab Caca sambil mengedipkan matanya, bola matanya ke atas mencoba melihat pupil matanya sendiri. Indra terkekeh melihat tingkah konyol Caca, “Ya, mata yang menarik. Kamu punya nenek moyang kompeni?” Caca tergelak sebelum menjawab, “Tidak. Aku tidak punya nenek moyang kompeni. Kakekku adalah seorang bangsawan.” “Dasar inlander.” Mereka tertawa bersama. “Tidak, aku tidak percaya. Rambutmu berwarna coklat. Kamu mewarnai rambutmu?”
104.9K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as kaca custom
Read
+Library
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas .. Di saat kamu hadir dalam hidupku, disitulah aku mengenal cinta .. Tapi maaf, aku tak bisa membalas cinta mu karena aku tak mau, tak mau kamu terluka.. Kamu tidak tau semuanya tentang apa yang sedang kurasakan.. Tapi ketahuilah, aku mencintaimu, karena dalam segala keadaanku, cuma kamu yang ada disisiku.. Love you.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as kaca custom
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status