Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Serasa Pembantu

Menantu Serasa Pembantu

Lalu, gadis manis itu langsung memilih bahan masakan untuk mengisi kulkas di rumah mertua nya. Dengan cekatan, Ia mengambil cabe, bawang merah, bawang putih, tomat, seledri, kentang, tahu, tempe, tongkol, sawi, kubis, wortel, toge, kulit pangsit dan jagung manis. " Sudah mang, ini berapa ya? " Ucap Aleeza sambil menyodorkan belanjaan nya pada mang udin.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Menyuapkannya ke mulut dan mengunyah dengan pelan. Bu Ismi masuk dari pintu samping rumah yang berhubungan langsung dengan kebun yang ditanami sayur mayur. Disusul dengan Tari yang membawa satu keranjang penuh berisi kacang sakti, alias kacang panjang. "Mas Anto, mau makan karedok nggak?" tanya Bu Ismi sambil mencuci tangan di wastafel. "Mau, Bu. Buat makan siang, ya?" Aku balas bertanya.
95.7K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Filter ikan koinya belum dibersihkan. “Makasih, Bu!” teriak Katha kencang. Dia meninggalkan irisan wortelnya, lalu menghampiri tas belanja yang diletakkan Rabu di atas meja makan. Ketika dibuka, ternyata isi ta situ tidak hanya telur dan pop corn pesanan Katha, melainkan ada banyak jajalan lain. Padahal di rumah Rabu sendiri ada persediaan kue-kue kering jaman dulu yang dia beli di salah satu outletnya sendiri. ***
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
Tetangga Meresahkan

Tetangga Meresahkan

Aku ingin memasak banyak untuk acara ulang tahun Dimas, aku ingin mengundang anak-anak kecil digang Berkah ini. Aku ingin berbagi sedikit rejeki kepada bu Darmi dengan cara memesan sayuran dan semua kebutuhan untuk acara besok kepadanya, jadi aku tidak harus repot-repot kepasar. "Bu Darmi, Saya bisa pesan ayam empat kilo, kentang tiga kilo, tempe tiga puluh ribu, tahu tiga puluh ribu, cabe merah besar dan cabe merah kecil campur satu kilo, bawang merah sama putih dua kilo."ucapku.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
Satu Gadis Tiga Lelaki

Satu Gadis Tiga Lelaki

“Nggak cuma rempeyek kacang tanah, di rumah ada rempeyek kacang ijo sama produk baru kami; keripik tempe. Semua dijamin enak-enak. Jadi mau beli yang mana? Nggak mahal kok cuma lima ribuan aja sebungkus.” “Kamu cerewet banget!” ketus Zafran lirih. “Nggak bisa diam sebentar lalu dengerin aku bicara?” Erin mengerjap terkejut. “Loh, salahnya aku di mana? ‘Kan kamu nunjukin rempeyek kacang yang udah hancur jadi aku tawarin yang baru. Kalau nggak mau beli, ngapain tunjukin itu? Aku juga tau kali, kalau rempeyek punyaku itu udah hancur.”
103.7K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
Tidak Ada Suami yang Sempurna

Tidak Ada Suami yang Sempurna

Bersama-sama, mereka pergi ke area penyimpanan bawah tanah. “Ada tiga jenis sampel. Aku sudah berbicara dengan pihak Myris Mart, dan yang harus kau lakukan hanyalah menulis laporan setelah menganalisis preferensi dari konsumen,” perintah Zahra. “Sampel ketiga mengandung kacang, bukan biji wijen, jadi pastikan untuk memasang tanda alergi kacang di depannya.” Sarah cemberut melihat kotak yang ditunjuk Zahra. Bahkan celemek dengan logo K+ Eneral Foods tercetak pun terasa memalukan.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
BIZARRE (Indonesia)

BIZARRE (Indonesia)

Sicheng hanya menemukan Red velvet miliknya, sosis, kentang, beberapa buah bawang bombai serta 6 botol susu di dalam kulkas. "Kalau kau lupa, aku adalah seorang pâtissier* Reyna. Jadi kau tak perlu ragu dengan masakanku" Sicheng mulai mengiris bawang bombai dan memanaskan butter di atas wajan. Reyna hanya duduk diam di kursi yang berada di dekat microwave. "Reyna" "Apa?"
104.9K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
Topeng Sempurna Istri Pamong

Topeng Sempurna Istri Pamong

Bu Yati bercerita dengan menggebu-gebu, seolah dia adalah penyiar berita paling aktual di seluruh kecamatan. Aku mendengarkan rentetan laporan pandangan mata Bu Yati dalam diam. Aku tidak menunjukkan reaksi kaget, tidak juga tertawa kegirangan. Aku hanya menatap tumpukan kulit bawang merah yang tipis, kering, dan mudah hancur di dalam mangkuk plastikku. Kulit bawang itu persis seperti topeng Rina. Kelihatannya rapi menyelimuti isinya, tapi sekali dikupas paksa, bau busuknya akan membuat mata siapa saja yang melihatnya berair kepedihan.
667 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

ujarnya. Margaret muncul dari belakang Maxim. "Ada apa, Bi?" tanyanya. "Nyonya, kacang Almond panggang yang Nyonya minta, tidak ada yang menjualnya di sekitar sini," ujar Kepala Pelayan itu dengan wajah was-was melirik Maxim. "Saya sudah meminta dua pelayan membeli di toko-toko terdekat, tetapi tidak ada. Hanya kacang tanah biasa yang banyak dijual."
1071.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

tanyaku setelah sampai di warung Teh Renti, secara di warung Teh Mimin tidak menjual sembako. “Ada, Neng. Segimana, Neng?” tanyanya balik, aku menggaruk kepala yang terbalut kerudung. Bingung. “Sekilonya berapa?” “Bawang merah tiga puluh ribu, kalau bawang putih dua puluh tujuh ribu.” Sejenak aku berpikir dan terdiam lagi karena bingung. Kenapa pula tadi aku tidak bertanya pada Ibu berapa bawang yang dia butuhkan?
9.49.2K viewsOngoingAdded to Library 294 Times as kacang bawang indomaret
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status