Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Kenneth pun tanpa sengaja keceplosan, "Tahu begini, aku nggak seharusnya menyarankan kamu memelihara anjing!" Setelah menyadari apa yang diucapkannya, Kenneth langsung tersipu malu, lalu berbalik dan berlari pergi. Nayla memegang tali anjingnya sambil tersenyum tipis. Dia berdiri di tempat dan memperhatikan Kenneth berlari pergi. Setelah beberapa saat, Kenneth kembali dengan malu dan membawa sebotol susu vanila hangat. Kenneth tidak berani menatap mata Nayla. Dia menoleh ke samping sambil berkata pelan, "Cuacanya dingin, minumlah susu hangat ini!"
12.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 328 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

ujar Renata menimpali. “Apa kamu suka, Ren?” tanya Arka sambil tersenyum manis. “Ya jelas sukalah, tempatnya bagus dan nyaman,” jawab Renata yang diangguki sama seperti yang lain. “Eh, nama kafenya juga seperti namamu, Ren. Renata’s kafe and resto,” ucap Afikah seraya menunjukkan buku menu di kafe itu ke dalam semua keluarga. Arka tersenyum tipis melihat semuanya tercengang.
8.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 292 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

ucap Ian dingin. Cafe Kopi Tanpa Kenangan terletak di sudut mall, tepatnya di lantai dasar. Sebuah kafe dengan konsep minimalis, didominasi warna putih dan cokelat muda. Jendela kaca besar memperlihatkan pemandangan orang-orang yang berlalu lalang. Viera memutuskan segera menuju lokasi. Langkahnya tergesa-gesa di antara keramaian pengunjung mall.
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 220 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Kafe itu bernama Senja Pertama, sebuah tempat yang dirancang dengan kayu gelap dan kaca besar, memberikan kesan nyaman sekaligus elegan. Pintu kafe itu terbuka. Aromanya langsung menyergap, perpaduan manis antara kopi panggang dan roti bakar. Di sudut kafe, di bawah cahaya lampu temaram, duduklah seorang wanita muda. Clara. Sahabat Keandra. Satu-satunya penghubung Keandra dengan kenyataan Neina saat ini. Sahabat lama yang harus bertemu sebab takdir mereka.
104.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 152 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Hidup di Dua Hati

Hidup di Dua Hati

(2) Mak Rusli menuntun Kenan menuju sebuah kafe yang berada di sekitar Bandara Internasional Minangkabau. Kafe bernuansa ala-ala Korea, khusus menjual minuman Boba, ramen, dan pisang kriuk coklat menjadi pilihan Mak Rusli untuk berbicara empat mata dengan kemenakannya itu, sementara Kenan menunggu. Benaknya mencoba menebak, kira-kira apa yang hendak dibicarakan oleh Mak Adangnya, hingga tak menunggu sampai di rumah saja?
1018.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 686 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Gadis Simpanan Ayahku

Gadis Simpanan Ayahku

Sementara Keynan hanya memesan spagetthi bolognise dan air mineral karena dokter menyuruhnya untuk mengurangi kopi. "Anda harus mencoba kue semangka karena makanan itu menu andalan di kafe ini." "Baiklah, Mr. Albert." Keynan pun menambahkan kue semangka ke dalam pesanannya. Sambil menunggu pesanan datang, Keynan mengedarkan pandang ke sekitar kafe. Seperti yang Mr. Albert katakan Black Star Pastry memang berukuran tidak terlalu besar. Namun, Keynan akui tempat makan ini sangat nyaman. Tidak heran jika banyak warga sekitar maupun wisatawan yang berkunjung ke kafe tersebut.
1070.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
ANOTHER TOXIC STORY

ANOTHER TOXIC STORY

Pak Marwan mengatakan kalau dia sempat pergi ke sebuah kafe yang dia rasa familiar dengan warna dan desain logonya, namun dia lupa nama dari kafe itu. “Apakah mantan kekasihmu membuka kafe? Aku cukup familiar tapi ragu dengan ingatanku,” ujar Marwan. Eca tersenyum canggung, dia melirik Adra yang masih berbincang dengan pak Darna dan bu Anna. “Feel Nice. Kalau enggak salah itu nama kafe dia.” Seketika Bella melakukan pencarian di sosial media. “Oh ini. Keren juga tempatnya, luas area outdoornya.” Perempuan itu benar-benar stalker handal.
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Revan pun demikian, suatu saat pasti akan ketahuan. Sementara itu, siang ini adalah pembukaan kafe milik Mayang. Wanita cantik itu memberi nama kafe 'Rema Kafe' dan tidak ada yang bertanya tentang arti nama itu. Nama yang tidak akan pernah hilang dari hati Mayang hingga kapan pun. Awal pembukaan, pengunjung sangat menyukai konsep yang diusung oleh Mayang.
1013.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 509 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Yang hilang adalah cangkir keramik. Saat mereka pergi ke Kampung Wisata Iroyo sebelumnya, Isabel mengatakan dia ingin belajar membuat keramik, jadi mereka masing-masing membuat satu cangkir untuk satu sama lain. Cangkir Haikal bahkan memiliki deretan kata-kata kecil yang terukir di bagian bawahnya. "Spesial untuk Isabel".
9.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 229 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
Pelayan Cantik Tuan Arogan

Pelayan Cantik Tuan Arogan

Ia meneguk teh, menghembuskan napas, menahan beratnya pikiran yang menggelayut seperti bayangan hitam. “Mas…” bisiknya, setelah beberapa detik hening. Kaisan tersenyum samar, datang menghampiri. “ Fie, kamu masih inget nggak waktu kita kecil pernah ke suatu tempat yang bagus., tempat itu banyak kenangan. kapan kapan kita bisa ke sana, hanya sebentar. Refreshing.” Afie mengangkat alis. “Penuh Kenangan?” suaranya dingin.
101.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 49 Beses bilang kafe kenangan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status