Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

“Menurut saya … buku ini bukan cuma soal perempuan vs patriarki. Tapi juga soal bagaimana bahasa dan cerita bisa jadi senjata sekaligus penghancuran. Offred selalu bilang ‘context is all’. Itu kayak warning bahwa sejarah selalu ditulis oleh pemenang.” Ruangan hening sebentar, lalu beberapa orang bertepuk tangan kecil. “Deep banget, Emma,” bisik mahasiswi di sebelahnya sambil nyengir. Bu Rina tersenyum lebar. “Sangat tajam. Gaya penulisan Atwood memang khas—sederhana tapi menusuk. Dia pakai first person yang intimate, sehingga pembaca merasa jadi Offred. Ada rasa takut, putus asa, tapi juga harapan kecil yang nyaris mati. Itu yang bikin novel ini timeless.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Kekosongan ini adalah penyangkalanku, pikir Eleanora. Ia melanjutkan perjalanannya ke perpustakaan. Ia berdiri di tengah-tengah lorong buku yang tinggi, dinding yang dipenuhi oleh pengetahuan, sebuah hutan data yang familiar. Eleanora mengalihkan perhatiannya ke rak-rak. Ia mengambil buku yang tebal, tentang Sejarah Kekaisaran, yang dulu ia pelajari dengan Zepyr. Ia membuka halaman acak, jari-jarinya menelusuri baris-baris teks, tetapi ia tidak membaca maknanya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Makna terpecah dan setiap kalimat kehilangan arah. “Aku... tidak bisa...” gumam Adrian, mulai kehilangan konsentrasi. Namun suara lain masuk: suara para pembaca. Dari forum, dari dimensi lain. Mereka mulai menulis bersamanya. Satu demi satu, genre dan gaya dikembalikan ke tempatnya. Gaya noir untuk adegan misteri. Gaya stream of consciousness untuk penggalian jiwa. Semua tertata kembali.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

tulisan tertua dalam bahasa Inggris yang terlestarikan. Sastra Inggris Kuno telah melampaui beberapa periode penelitian yang berbeda-beda. Pada abad ke-19 dan abad ke-20 awal, fokusnya terutama pada akar Jermanik bahasa Inggris, lalu aspek kesusastraannya mulai ditekankan, dan dewasa ini fokusnya terutama pada paleografi dan naskah manuskripnya sendiri: para peneliti mendiskusikan beberapa isyu seperti: pentarikhan manuskrip, asal, penulisan, dan hubungan antara budaya Anglo-Saxon atau Inggris Kuno dengan benua Eropa secara umum pada Abad Pertengahan.” “Terakhir, Historiografinya?” “Sastra Inggris Kuno tidak musnah dengan Penaklukkan Norman pada tahun 1066. Banyak khotbah dan karya-karya la
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

**** Dear pembaca Assalamualaikum, makasih sudah survive di cerita ini sampai season 2 bab 204. Jangan lupa vote and komen ya! Makasih juga doanya, sehat-sehat semua! Untuk ke depan, tiap bab terdiri dari 1000-1400 kata, karena regulasi platform dalam memaksimalkan bab. Thank ya! Jangan lupa mampir di novel Istri Rahasia Kepala Sekolah.
10146.8K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Pernikahan Yang Terpaksa Dipertahankan

Pernikahan Yang Terpaksa Dipertahankan

"Kalau kamu sudah tidak di New York karena projekmu di sana sudah selesai dan kamu sekarang berada di Paris dan mungkin akan di sini selama enam bulan atau lebih?” Kaira mengangguk. “Adam sudah memberikan jadwalku dan dia mau aku mengikuti semua jadwalnya supaya aku bisa mempromosikan novelku.” "Karena novelmu too asian.” "Too Indonesian.” "Yep, nama-nama dan istilah dengan bahasa Sanskrit, jujur saja sedikit sulit untuk mencari padanan terjemahannya. Seperti tapa brata, sang hyang yang jika di gubah dalam bahasa Inggris atau Prancis akan sedikit merusak istilah itu sendiri.”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

"Pada awalnya, tidak ada siapa-siapa. Tapi kemudian, muncul..." Ia harus memilih satu kata. Satu kata yang akan membentuk sejarah. 4. Kata yang Memulai Segalanya Lena mengingat semua yang telah mereka lalui: ruangan tersembunyi, teka-teki makam, narator yang disingkirkan, dan dunia tanpa judul. Ia tahu, satu kata ini akan menentukan arah segala hal. Jika ia menulis “guru”, maka sejarah akan berpusat pada figur yang mengatur.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Jangan biarkan kesalahan masa lalu menentukan kehidupan kita di masa sekarang dan yang akan datang *** Entah mengapa aku tiba-tiba teringat akan perkataan guru sejarah di tempatku sekolah dulu. Tentang alasan penggunaan bahasa latin dalam kesejarahan karena bahasa tersebut sudah tidak digunakan lagi secara umum. Sehingga tidak dimungkinkan untuk berkembang dan menghasilkan istilah baru yang mungkin saja dapat memicu kebingungan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
Aku Bukan Pembantu

Aku Bukan Pembantu

Ingatan akan wajah Emilia dan kawan-kawan yang mencibir, caranya memojokkannya di sekolah, kata-katanya yang penuh rasa jijik dan pedas adalah noda yang perlahan-lahan ia tinggalkan, berkilo-kilo meter jauhnya. Andini membuka novelnya, sebuah epik sejarah yang berlatar kota yang sedang didatanginya, dan membiarkan dirinya hanyut dalam dunia keraton dan intrik. Waktu berjam-jam melebur dengan lansekap. Ia meminum teh kereta api yang hangat yang terasa seperti nostalgia sambil sesekali makan snack, merasa benar-benar bebas.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
My First Love is Paman (TAMAT)

My First Love is Paman (TAMAT)

Dia memperhatikan segala gerak gerik gadis itu, memulai pelajarannya. "Kamu harus pikirkan sejarah apa yang akan di ambil, cari fakta-faktanya, baru setelah itu rangkai menjadi sebuah cerita," jelas Lingga tatkala melihat Ira tampak kebingungan melanjutkan tulisannya. "Oh aku paham!" "Paham apa?" tanya Lingga, dia menopang dagu sambil memperhatikan gadis itu. "Hmm... Ini." Ira menunjukkan bukunya dengan polos.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as kaidah kebahasaan novel sejarah
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status