DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU
Kak Cakra yang ada di sebelahnya hanya terkekeh kecil, melirik sekilas ke arah Kak Gavin lalu ke arahku.
“Beda prioritas lah sekarang, Kev. Lagi ngincar bidadari.”
Kak Gavin langsung menendang pelan sepatu Kak Cakra dari bawah meja, membuat cowok itu tertawa makin keras.
“Udah, buruan ah. Katanya lo mau fotokopi tugas dulu,” elak Kak Gavin santai tanpa berusaha membela diri lebih jauh.
Aku pura-pura sibuk merapihkan isi tas, berusaha menetralkan raut wajahku meski telingaku terasa sedikit panas.