Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SALQUEEN

SALQUEEN

"HEDEH, KALAH." "BUBAR BUBAAAR." "KALAAAH I'M HERE." "KAYA MAU MATI AJA LO." "SAYANG KITA KALAH, TAPI CINTAKU PADAMU GA AKAN PERNAH KALAH DARI YANG LAIN." "BOCEEN." "IBJ." "APAAN TU IBJ?" "IRI BILANG JOMBLO." "AHAHAHA." "Kepada semua pemenang, silahkan maju untuk mengambil hadiah," ujar MC di depan panggung.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Menikah Dadakan dengan Mantan Crush

Menikah Dadakan dengan Mantan Crush

Monolog Kalila. Kebiasaan Kalila adalah memikirkan masa depan lebih dahulu, dia selalu menyiapkan planning ke depannya agar tidak terkejut dan kecewa di kemudian hari. Dia sudah banyak mendapatkan kekecewaan sejak kecil, untuk itu dia sudah terbiasa dengan semua kemungkinan buruk yang mungkin hadir. Kalila akan bersiap dengan semua kemungkinan yang menyakitkan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Sang Mantan Pelacur

Sang Mantan Pelacur

kata Billy. "Ya, udah. Cepetan peraturan permainannya kayak apa. Kali-kali aja aku menang, lumayan." Hasbi bersemangat, pasalnya dia paling lemot di antara kelima sahabat itu. Setiap kali mereka mengadakan game, pasti lelaki itu kalah. "Taruh koper, mandi. Baru kita main game." Angga mulai melangkahkan kaki ke kamar.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
The Fault Between Us

The Fault Between Us

Tanya Janu mengalihkan pembicaraan. “Hih! Ngalihin! Masakan kesukaan kamu kan sama kaya Radit, Mas!” “Seandainya aku sama Radit suka makanan yang beda, kamu tetep mau masakin aku gak?” Tanya Janu sembari memanyunkan bibir di hadapan Kalila. Menurut Kalila, tingkah Janu seperti itu bukanlah hal yang menggemaskan tapi menggelikan. “Nggak, Mas. Males!”
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

Opsi untuk menang boleh memakai senjata tapi bukan senjata tajam dan untuk menang cukup menjatuhkan sang juara bertahan dari tempatnya berdiri. Kehadiran Nuwa di sana sedikit menimbulkan kegaduhan. Tidak pernah perempuan tertarik pada pertandingan gulat. Wanita bermata besar itu memperhatikan dengan seksama bagaimana penyerang menghajar Khalid dan lelaki bertubuh besar itu diam saja seperti patung. Lonceng berbunyi, sang penantang kalah. Khalid menepuk dada sebagai tanda ialah pemenangnya.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Kali Kedua

Kali Kedua

"Kenapa tanya-tanya gitu?" "Ya kan Mas pengin tahu." "Nanti cemburu." Aku langsung berdecak, "Kamu emang pinter banget kalau urusan godain Mas." Rina terkekeh dengan begitu senang, "Tadi siapa ya yang bilang pengin aku bales balik buat godain?" Aku berubah sedikit cemberut, "Iya, iya. Wis kamu yang menang. Mas kalah." Rina tertawa, "Tapi kita lagi nggak lomba, Mas."
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
MENANTU BEDA KASTA

MENANTU BEDA KASTA

sindir balik Amalia. Merasa geram akhirnya Heni mendekat dan menampar pipi Amalia cukup keras, Amalia hanya memegang bekas tamparan madunya itu sambil tersenyum sinis. Bukannya melawan dengan tamparan balik justru Amalia membungkam dengan sebuah kalimat "Orang yang kalah sampai kapanpun tidak akan mengakui kekalahannya, orang yang terlalu memiliki obsesi tinggi akan selalu menghalalkan segala cara demi tercapai apa yang diinginkan, tapi apakah kamu tau satu hal? Karma... Dimana nantinya karma akan bekerja jauh lebih dahsyat dan mungkin sangat menyakitimu bertubi-tubi, jika kamu tidak memikirkan akan hadirnya karma maka pantas jika hidupmu dipenuhi rasa kekurangan dan kegelisahan, sampai kapa
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Tertusuk Jarum Mas Dokter

Tertusuk Jarum Mas Dokter

Angga tertawa kecil dan sinis, membuat bulu kuduk Calista merinding. "Karena hidup gak selalu soal benar atau salah. Kadang cuma soal siapa yang lebih dulu kalah dan dari cara kamu minta tolong barusan, kamu udah kalah sejak awal," suara Angga rendah tapi terdengar mengejek. Calista mendongak, berusaha menantang tatapan itu meski jantungnya berdegup kacau. "Aku gak peduli kelihatan kalah atau gak. Aku cuma peduli mama aku bisa tidur tenang."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Skandal Sang Sopir

Skandal Sang Sopir

"Woiya jelas yakin, gue pasti menang. Percuma gue di Thailand sering pergi main beginian kalo harus kalah lagi?" "Kalo Koko kalah, gimana?" "Apa pun yang lu mau, gue akan kasih. Nah, misalkan lu yang kalah?" Calvin dengan percaya dirinya bertanya disertai dengan alis yang naik-turun saat matanya menatap wajah Diandra. "Koko maunya apa?" "Ya adalah. Lu aja mau kasih gue apa?" "Eemmm ... apa aja, asalkan jangan aneh-aneh!" sengitnya dengan mata mendelik kesal serta kedua tangan yang merapat di dada membuat Calvin tertawa.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Dia terlalu kaget dengan ucapan Galuh. “Maksudnya gimana ya?” “Kita taruhan. Siapa yang menang, dia bisa meminta apapun pada yang kalah.” Alwi kembali terdiam. Dia berusaha berpikir. “Kamu ngajak taruhan, dan yang menang bisa minta apapun sama yang kalah?” “Iya.” Galuh menjawab mantap. Justru Alwi lah yang tampak ragu. Dia merasa kalau jenis taruhan ini pasti sudah dipersiapkan dengan matang oleh Galuh hingga dia tak mampu menang.
9.835.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kalah menang itu biasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status