Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Semakin dia menginginkan hal itu, semakin tinggi rasa bersalah yang kurasakan. “Dih, omongan lo, Dev, ambigu banget sih,” kataku berpura-pura polos dan lugu. “Ambigu, ya?” Ia tersenyum kecut. “Mmm, kalau gitu gue kasih jelas aja ya. Kalau gue tuh nggak suka liat lo sama Pak Rangga. Gue nggak tahu apa masalah kalian, tapi gue tahu lo tadi mikirin dia.”
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dia memandangnya dan ekspresinya agak bertentangan. "Apa itu?" "Caramu mengatakannya membuatku merasa seperti aku salah memahami sesuatu." "Salah paham tentang apa?" "Kesalahpahaman kalau kamu menyukaiku," kata Amber sambil tertawa dengan nada santai, tapi tindakannya menahan jantungnya yang sedang berdebar-debar. Amber tidak ingin bermain tebak-tebakan dengan Calvin lagi. Menurutnya beberapa hal lebih baik dikatakan sejak dini dan terus terang.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Lara Cinta

Lara Cinta

“Lo yang kalimatnya terlalu ambigu sejak awal!” Mata Reksa berbinar jahil. “Oh, kalimat gue ambigu? Jadi, lo mikir ke arah sana?” tanyanya. “Ke arah mana? Gue nggak mikir apa-apa!” Reksa semakin mendekat, hingga Anira bisa merasakan napas pria itu menerpa wajahnya. “Reksa, jangan aneh-aneh! Gue nggak suka lo kaya gini!”
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Nilai yang malang, katanya, lalu dia melanjutkan menulis alamat yang terdengar, hingga angka tujuh itu menjadi samar-samar karena tertutup oleh tulisannya. * Aa Ujang melihat anak kecil yang poni rambutnya menutupi mata. Anak kecil itu berdiri saja di dekat lawang kamar dengan pakaian putih-putih, bulat matanya serasa ingin keluar. Ada guratan merah di wajah anak kecil itu, seperti bekas sayatan oleh pisau. Sungguh, membuat merasa yakin dengan kejadian yang sering menimpa keluarga Kakek Samad itu ulah dari makhluk halus.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
My Sweet Baby

My Sweet Baby

“Aku sedang memikirkan masa deoan yang kita miliki dalam hubungan ambigu ini.” “Hubungan ambigu,” tanya Caesar pasti, “Bagaimana bisa kau menyebut hubungan ini sebagai hubungan ambigu?” “Lalu kata apalagi yang bisa aku gunakan untuk menggambarkan hubungan kita ini?” Tanya Crystal memaksakan senyum di wajahnya. “Apa terjadi sesuatu yang tidak aku ketahui hingga membuatmu mengatakan hal seperti ini?” Tanya Caesar hati-hati.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Tears

Tears

Bima mulai mencium adanya jejak-jejak maksud terselubung dari kata-kata ambigu Ibell. "Maksud kamu itu apa, Ibell? Katakan dengan jelas. Om tidak suka mendengar kata-kata bersayap apalagi cuma sepotong-sepotong seperti itu. Om takut salah persepsi dan malah mengacaukan semuanya." Inhale... exhale...
1078.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Entah mengapa setiap kalimat yang dikeluarkan dari mulut Badai, mengait emosinya. "Anda ngomong apa tadi? Penyegaran pemandangan? Enak dilihat dan dirasa?Siapa yang menyinggung-nyinggung soal pemilihan kata ambigu tadi? Anda ini terkena alzheimer dini atau bagaimana?" Senja yang tadinya sudah melangkah keluar bengkel, langsung berbalik arah kembali saat mendengar kata-kata pedas dan melecehkan Badai.
1056.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Karena Kita Berbeda

Karena Kita Berbeda

Tanyanya lagi memastikan, bahwa lelaki itu benar-benar memahami pesan yang tersirat dari kalimat sederhana namun sarat makna. "Aku hanya berusaha untuk tidak mengerti dan memahami inginmu. Oh tidak, aku meralat kata-kataku." Ia mengangkat sebelah tangannya menginterupsi ucapannya. "Hanya saja kalimat itu terasa ambigu di indra pendengaranku. Juga? kata-kata itu seperti.." Ucapannya berhenti sejenak, tercekat. Abian seakan tak sanggup meneruskan ucapannya. Kalimat itu menyesakkan, ia membayangkan bagaimana jika Bening mendengarnya? "Aku memang egois Yan. Semua tentang kamu, aku akui aku egois. Jika aku tidak, maka dia juga tidak." Ucapnya tegas dan menyiratkan ambisi yang menyala.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Namun, suasana aneh menggantung di udara, membuat Raisa tidak bisa membicarakan topik tersebut. Karena siapa pun yang memulai, rasanya seperti tidak bisa bernapas, suasana yang sangat aneh. Raisa merasakan sensasi itu berulang kali, lalu terlambat menyadari… bahwa suasana ini seharusnya disebut ambigu. Raisa tertegun. Ambigu? Kenapa jadi ambigu?
9.5308.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai kalimat ambigu
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Shani Alvaro
awal2 baca novel ini aku Kira karakter raisa ini wanita yang punya prinsip... waktu dia nerima bravi aja itu dah aneh bngt..karna bagaimana pun bravi sma Kevin itu adik kakak walaupun beda ibu...sekarang malah tambah ngawur lagi .. malah jadian sama si Rey... lama2 karakter raisa jd murahan bngt..
Anisya Kuran
awalnya aku pikir ceritanya bakal pasaran karena prolog nya nyaris sama dgn novel tetangga tapi pas lanjut baca lanjut baca lagi lanjut baca terus.. ternyata seru banget. walopun genre nya mirip2 yaitu pengkhianat an pernikahan tapi cerita nya fresh dan bikin nagih. semangat update sampe ending thor
Baca Semua Ulasan
JODOH HASIL RAMPASAN

JODOH HASIL RAMPASAN

Ucapan ambigunya terasa semakin membingungkan. "Apa susahnya mengatakan sesuatu. Jangan lagi membuatku bingung. Beritahu dengan jelas, agar aku tak lagi menerka-nerka." Tangannya mulai terangkat, menyentuh anak rambut dan menyelipkannya di belakang telingaku. "Abaaanggg. Katakan sesuatu." Aku merengek manja, tak sabaran. "Bagaimana kalau seperti ini?"
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kalimat ambigu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status