Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ini Bukan Perjodohan Pangeran Biasa

Ini Bukan Perjodohan Pangeran Biasa

ujar Bomo singkat setelah mengambil nafas dalam-dalam. Nata dan Gala langsung bergegas menuju ruang makan sebelum Bomo berubah pikiran dan menghukum mereka. Keduanya masuk ke aula ruang makan saat hampir semua tempat duduk sudah terisi. Semua orang hari ini lengkap berkumpul. Mulai dari keluarga Byan, Sena dan Gala semuanya lengkap hari ini termasuk saudari Sena yang sekolah di luar negeri. Semuanya sudah ada di sini kecuali Eyang Kakung Ararya dan Eyang Putri. Nata dan Gala masih berisik dan saling menyalahkan dengan apa yang terjadi beberapa menit yang lalu. Nata masih menyalahkan suara Gala yang terlalu keras sampai terdengar dari depan sedangkan Gala masih menyalahkan Nata yang selalu me
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
DINIKAHI PRIA PLAYBOY

DINIKAHI PRIA PLAYBOY

Hihi. Sila : Serius? Coba PAP. Sila : Berita tanpa foto sama aja hoax. Sofi : Hah, cantikan siapa sama Kiki? Priyo : Kiki lah. Rinto : Cieee dibela yang masih cidaha. Uhug. Priyo : Bang! Jangan mulai. Rinto : Siap komandan. Sila : Mana woy Joko, ngilang ini bocah kampret. Sofi : Iya mana Joko.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

"Karena itu juga motivasimu mau mengikutinya?" "Salah satunya. Contus kini tidak hanya menjadi incaran grup 2 saja namun juga seluruh mangata. Tentu karena Contus adalah bagian dari Terak kelas Nova." Jimi enggan berdebat, penjelasan Kida sudah memberikan alasan bagi Jimi untuk tidak mengacau pada pengejaran ini. "Baik, gue akan menurut". "Hei, yang sopan. Kamu bicara dengan seniormu," sungut Kida karena menganggap Jimi merendahkannya akibat tubuhnya yang cukup mungil.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Kisah & Cinta Sagara

Kisah & Cinta Sagara

Sesekali mereka bercanda dan menimbulkan suara tawa saat ada obrolan lucu. “Kenyang banget aku,” ucap Jeslyne yang perutnya sedikit begah, karena yang di pesankan Kenzo bakso ukuran jumbo, padahal biasanya dia pesan bakso biasa sudah kenyang. “Habisin Sayang,” ucap Sagara melihat bakso Jeslyne yang masih tinggal separo. “Udah, aku kenyang banget, aku lupa bilang bakso biasa, ini bakso jumbo bikin perut aku kekenyangan banget,” jawab Jeslyne.
874 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Godaan Hasrat Pria Terlarang

Godaan Hasrat Pria Terlarang

Gadis di hadapannya ini mungkin liar namun saat situasi tertentu Indy akan terlihat malu-malu dan itu membuat Dimas makin penasaran. "Yang tua bangka itu si Gio, dia bikin power point sampe nyakitin mata kaya gini. Warnanya udah kaya lagi acara tujuh belasan, merah putih. Dia nggak inget apa kalau branding produk perusahaan Om itu pastel, pastel cute nan imut. Bukan kaya gini," ungkap Indy kesal sambil menunjukan tabletnya.
10955 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Sebuah panggilan yang sangat tidak biasa. “Bima,” kata Pak Sanusi dari seberang, nadanya tenang namun tidak bisa dibantah. “Hari ini akan ada anak baru yang masuk ke divisimu. Namanya Joko.” “Siap, Pak. Lulusan mana? Teknik Sipil?” “Bukan,” jawab Pak Sanusi. “Dia baru saja saya pindahkan dari OB. Pengalamannya nol. Ijazahnya… tidak relevan.” Pak Bima terdiam sejenak di seberang telepon. OB? Ijazah tidak relevan?
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Tuan Besar Lorenzo Arsenio juga ikut menjadi peserta. Di tengah meja kaca peninggalan era Renaissance, setumpuk kartu remi berserakan. Ide konyol bermain judi di malam pesta bujang ini murni berasal dari Jerry. Dan yang membuat Kiko serta Leo nyaris jantungan adalah fakta bahwa Lorenzo dengan santainya ikut duduk lesehan bermain judi demi menghargai calon besannya. Tentu saja, Jordan melarang keras penggunaan uang sungguhan. Sebagai gantinya, mereka bertaruh menggunakan koin cokelat berbungkus kertas emas.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Mereka juga merupakan fondasi dari Guild keajaiban. Karena mereka sudah saling mengenal di dalam game, mereka biasanya saling menyapa langsung menggunakan ID game mereka. Pria yang dijuluki 'penggiling daging kapal bajak laut' berjalan ke podium dan menggosok-gosok tangannya, menunggu proyektor jatuh. “Saudara Feng, lain kali kau datang lagi, bawalah informasi lebih lengkap. Bagaimana kalau kita bekerja selama satu jam dan menunggu selama tiga jam? Gaji ini terlalu besar untuk kita tanggung.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

tanyaku dengan mata melotot, bak ingin keluar dari tempatnya. "Lagian, salah sangka aja. Kamu kira, kamu aja yang normal? Terus, aku enggak gitu? Emangnya, aku mau sama sesama spesies? Eh, sesama Jenis? Ogah! Mending aku menjomblo aja sekalian," katanya panjang lebar. Ternyata, aku salah sangka. "Nunggu sampai calon imam datang. Syukur syukur, calon imamnya yang kayak mas Angga--"
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Bukan Pengasuh Biasa

Bukan Pengasuh Biasa

ujar Jingga sambil mengelus perutnya. “Iya sama halnya seperti Fargo, dulu Fargo begitu banyak memiliki perusahaan yang berada di mana-mana dan Fargo sangat terkenal, semua orang begitu segan dan begitu kagum kepadanya. Namun, lama-kelamaan itu juga tidak akan bisa bertahan apalagi seperti Fargo yang bekerja tidak jujur terlalu banyak menipu, itulah juga yang dilakukan oleh Dodi. Dodi selama ini bekerja terlalu banyak menipu orang-orang kecil dan merasa kalau tidak akan ada orang yang berani menyenggol keluarga Lubasya," jawab Maika kemudian.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai kami bukan jongos berdasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status