SCANDAL
Tsabitha pun menangis bahagia sambil menyeka ujung matanya.
“Mau aku telponin Mas Reno? Untuk ngabarin soal ini?”
“Jam berapa sekarang?” tanyanya cemas sambil menyapu tatapannya ke seluruh ruangan, mencari jam dinding yang mungkin tertempel di ruangan itu. Namun, nihil.
“Sekarang ini jam dua pagi, di Jakarta berarti jam sembilan pagi. Nggak masalah, ‘kan? Dia pasti sudah ada di kantor, ‘kan? Aku telpon, yaa?”
Hot Chapters