Terjebak Gairah Siluman
Jemarinya yang lentik bergerak perlahan menuju kancing pertama kebayanya, tepat di ceruk di antara dua gundukan dadanya.
Para juragan mencondongkan tubuh ke depan, napas mereka tertahan di tenggorokan.
Jari Wulan meraba kancing kecil itu. Ia tidak langsung membukanya. Ia memainkannya sejenak, menggesernya di dalam lubang kancing, membuat semua mata terpaku pada gerakan kecil itu.
Lalu, dengan sekali sentakan pelan, kancing itu lepas.
Kain kebaya di bagian atas itu langsung mengendur.