Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Ilham dan Rafael mengejar kelinci itu dengan menggunakan kayu yang aku buat. "Ini kayu untuk menangkap kelinci itu." Kataku. "Terima kasih, Ayuna!" Kata Ilham. "Kamu memang pandai dalam membuat sesuatu." Kata Rafael. "Sudah kalau kejar dia saja." Kataku. "Baik, kamu tunggu di sini." kata Rafael. Ilham dan Rafael berhasil menankap kelinci itu. Akhirnya kami bisa memakan sesuatu. "Kalian berdua sangat hebat." Kataku.
611.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 388 Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

Leher Venus melongok-longok seperti jerapah, dan bahkan harus berdiri gara-gara tempat duduk yang tidak strategis. Dari tepi bulatan podium itu, menyembullah setidaknya sembilan macam benda aneh beserta seekor gagak yang memandang sekitar tanpa kenal takut. Kesembilan benda yang tampak mengepung Kirka itu adalah batu sekepalan tangan, besi batang seukuran palu, air dalam bejana kaca, lilin dalam cawan yang menyala, toples kaca kosong yang terbuka, segenggam tanah merah (tanah kuburan? Haha), tanaman imut dalam pot, sepasang lidi logam yang mengeluarkan benang-benang listrik, dan es balok di atas tatakan logam aneh berbentuk persegi panjang (tidak takut cair, tuh?).
3.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Kegilaan di Kolam Ikan

Kegilaan di Kolam Ikan

Jacob berjongkok, menarik rambutku ke belakang, dan membuat rasa sakit menusuk di kulit kepalaku. "Tempat ini ... sebenarnya apa yang terjadi di sini?" Jacob melepaskan genggamannya dan tertawa terbahak-bahak. "Kamu sudah bisa menebaknya, kenapa masih tanya? Kolam ini, tentu saja untuk memelihara 'ikan'." "Lihat, begitu banyak putri duyung ini, semuanya aku pilih dengan hati-hati, menghabiskan waktu, uang, dan tenaga. Saat mereka 'matang', tentu saja mereka harus membalas jasaku."
206.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.2K Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Dinikahi Dosen

Dinikahi Dosen

Selain itu, tepat di bawah pohon jambu air, ada tempat duduk terbuat dari kayu ulin, yang sengaja di buat Bapakku untuk merayakan anniversary pernikahan Ibu dan Bapakku. Di samping rumah, ada kandang kelinci yang selalu aku rawat, karena makhluk kecil itu adalah kesukaanku. Tidak lupa, di belakang rumah, ada kandang itik, peliharaan ayahku yang berprofesi sebagai penjual nasi goreng keliling, juga penjual telur itik.
1036.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Grow Up Love

Grow Up Love

Tian menggeliat geli seraya kembali ke dekat pintu kandang. Di belakang kandang kelinci dan marmut ada kandang sapi perah. Ada induk juga anakan sapi (pedet). Pengunjung bebas memberikan susu ke anak sapi. Hampir saja botol susu yang didesain khusus itu terlepas dari tanganku karena tarikan anak sapi yang begitu kuat ketika meminumnya. Tian menertawaiku yang kaget ketika botol susu ditarik kencang.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Kami pun menunggu di dekat kandang sambil melihat tingkah lucu kelinci itu. “Aku ke warung bentar, ya,” ucap Denis. Tanpa menunggu persetujuanku, ia berlari ke arah warung di seberang jalan yang menjual aneka jajanan anak kecil. Tangan mungil si kembar masuk ke dalam celah kandang yang terbuat dari besi untuk mengelus bulu halus kelinci itu. Tak lama Denis kembali membawa sekantung minuman, entah apa.
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 79 Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Melahirkan Anak Presdir Posesif

Melahirkan Anak Presdir Posesif

Saat itu, udara pagi yang segar masih terasa, dan suara burung-burung yang berkicau di sekitar kandang menambahkan kesan yang menyenangkan. Saat mereka tiba di kandang kelinci, Clara dapat melihat para kelinci betina yang sedang menyusui bayinya. Kelinci-kelinci kecil itu terlihat sangat lucu dan menggemaskan, dengan mata yang besar dan bulu yang lembut. Mereka bergerak-gerak dengan tidak sabar, menunggu giliran mereka untuk menyusu pada ibu mereka.
1041.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Pesona Suami Dingin dan Posesif

Pesona Suami Dingin dan Posesif

“Ya, tentu.” Kami keluar menuju halaman samping. Lalu duduk di kursi yang biasa aku tempati, disana sudah ada kelinci yang berlari kesana-kemari. Sepertinya kelincinya semakin banyak. Sekarang sudah ada 4 ekor. “Bagaimana kalau kelinci itu kita kandangkan? Agar dia tidak pergi dari sini.” Aku menatap Darren dan menggeleng. “Kalau kau saja yang aku kandangkan bagaimana?”
5.52.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Jelas itu hanya alasannya saja. “Lalu kau mau kita berbuat apa di sini kalau aku tidak diperbolehkan menembak satu kali pun ke arah burung-burung itu? Apa lebih baik kita piara kelinci, lalu menamai mereka dengan ‘menu senin’, ‘menu selasa’, ‘menu rabu’, dan seterusnya?” Tilly malah melotot. “Kau berani pelihara kelinci hanya untuk memasak mereka?”
10285.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.1K Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

“Mak, rumah dia sudah besar begitu kenapa masih menginginkan tanah kita sih, Mak?! Rakus banget.“ “Katanya butuh kandang baru, beliau ingin memelihara kelinci jadi dia membangun bangunan di halaman rumah kita itu untuk kandang kelinci, Nak.“ “Pantas, Mak. Saat melewati halaman bau Pesing. Astaghfirullah kok ada orang seperti itu.“
1062.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang kandang kelinci
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status