Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Mustahil. *** "Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka nikahlah dengan seorang wanita saja, atau budak - budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada sikap tidak berbuat aniaya." ( QS. An - Nisa : 3 ) *** Dalam agamaku pun di perbolehkan asal adil, tapi jika tidak mampu adil? Kenapa harus mendatangkan cinta yang lain?
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

“Kamu gak akan pernah bisa adil.” “Bagaimana kalau aku bisa?” “Tidak akan pernah,” jawabnya tegas. “Adil versi kamu tetap tidak akan terasa adil bagi kami.” “Lalu bagaimana supaya adil, menurutmu?” Harun menatapnya dalam. “Apa aku harus umumkan pada semua orang kalau kamu juga istriku?” Aleya terpaku. Apa itu solusi? Tidak. Itu hanya akan menambah satu hati lagi yang tersakiti.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Selir Hati Sang Penguasa

Selir Hati Sang Penguasa

"Tapi... itu tidak adil! Aku berhak mendapatkan kesempatan yang sama." Irene menatap Kiara tajam. "Hidup tidak selalu adil, Kiara. Dan jika kau tidak bersiap untuk bermain dalam permainan ini, kau akan kehilangan segalanya." Dimas berusaha untuk menenangkan Kiara. Ia menarik Kiara menjauh. "Kiara, ingat apa yang kita bicarakan sebelumnya. Kita harus bersikap bijak dan tidak tergoda untuk terjebak dalam konflik ini." bisik Dimas.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Bu Ines menangis, merasa malu pada orang-orang yang sempat Lingga sakiti tapi kini malah berbalik bersimpati pada mereka. “Mulai hari ini, kamu harus selalu bersikap jujur dan baik pada orang lain, Nak! Jangan membohongi orang-orang hanya demi pujian! Bagaimanapun kondisi kita saat ini maupun nanti, kita harus menunjukkan yang sebenarnya pada orang-orang. Jangan jadi orang yang munafik!”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan CEO

Istri Kesayangan CEO

Banyak hal di dunia ini yang memang tidak adil. “Au nggak minta panitia buat bersikap adil sama semua orang, tapi paling nggak hormatilah tamu kalian. Sampai detik ini, aku rasa banyak orang di sini yang bahkan belum ketemu sama panitia, ‘kan?”
9.12.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85.5K kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Tampilkan Ulasan (465)
Baca
+Pustaka
Momma
seru lagi nich bab 2174 Yuna lagi nego dgn Fred... 1 anak lagi Nathan ya... Shane pasti seneng... Yuna km hebat dech... Ratu aja bs km kendalikan... mulai aemakin terkuak... yg kasian dokter ya... semoga dokter n kel selamat...
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Terjerat Pesona Pewaris Rahasia

Terjerat Pesona Pewaris Rahasia

“Dasar wanita menjijikkan! Kau ternyata bisa bertingkah dengan baik di depan adikku!” “Tentu saja. Aku akan bersikap baik pada seseorang yang memperlakukanku dengan baik. Adikmu bersikap baik padaku, dan aku harus membalas sikapnya dengan baik pula. Tapi, aku tidak akan bersikap baik pada seseorang yang sudah menghinaku dan memperlakukanku dengan buruk. Bukankah aturan itu juga berlaku di mana pun dan bagi siapa pun?”
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

“Itu adil! Mereka jahat semasa hidup dan dunia akan memperlakukan jahat pula kepada mayat mereka!” “Nah ... nah ... kau sudah merasa jadi Dewa sekarang.” Kakek itu menggelengkan kepala. “Wei Ji, ketika seseorang sudah mati, yang perlu kita lakukan sebagai manusia hanya mengurus jasad mereka dengan sebaik-baiknya. Kita tak perlu berpikir sejauh itu tentang keadilan dan balasan semua perbuatan mereka semasa hidup. Urus jasadnya, habis perkara.” “Tapi—”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

Hanya ada beberapa orang pengunjung yang hilir mudik bersama pasangan masing-masing. “Aku bukannya terlalu baik, Kak,” jawab Tiko dengan raut wajah tenang. Tidak tampak di wajah Tiko tersirat sifat dendam atau dengki, padahal baru saja dia mendapat perlakuan buruk dari orang lain. “Aku hanya bersikap realistis. Begini kak, aku nggak mungkin membalas perlakuan mereka yang telah berbuat jahat kepadaku. Karena aku tahu hal tersebut akan sia-sia, kebencian dibalas dengan kebencian hanya akan berakhir seperti kayu bakar yang dilahap api. Aku selalu percaya satu hal: ketika kita bersikap baik kepada orang, tapi orang lain berusaha menjahati kita, berarti memang ada yang salah dengan orang itu.”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

tanya Silvi. “Adil? Kamu mau bicara soal keadilan?” geram Cakra. “Keadilan seperti apa yang kamu mau? Kamu yang ongkang-ongkang kaki tapi bisa menikmati semua fasilitas tanpa melakukan apapun itu kamu sebut adil?” suara Cakra mulai meninggi.
9.99.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu

Kau harus bisa menerima keadaanmu! Kau wanita, jangan mau di injak-injak. Jangan merasakan ketidak adilan, ini harus adil Jangan takut! Kau harus membuatnya menjadi adil, mereka harus merasakan keadilan. Suara di dalam kepala Sandra semakin lebih berbicara dengan kuat, satu lagi pendirian yang ia buat selama ini akhirnya hancur. Dia memberanikan dirinya untuk bisa bersikap lebih dewasa dalam menghadapi tantangan hidup.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai kapan kita harus bersikap adil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status