Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

"Sialan, apakah ini istana atau apa?" “Karpet yang terbuat dari kulit Serigala Salju Ekor Sembilan Level Sembilan. Bantal sofa sepertinya juga terbuat dari sutra Ulat Mata Nirwana level Kesembilan. Dan lampu gantung itu... Krisna, berapa banyak yang kamu keluarkan untuk kapal ini?” "Aku tidak membeli ini, ini hadiah dari Kamp Elite."
1066.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Untung saja karpet bulu yang ku punyai ada dua buah. Arimbi datang dan ikut membantu memasangkan alas seprai pada karpet, agar kenyamanannya sedikit bertambah. Ia berujar tak ingin pulang ke rumah malam ini. Ia memilih menginap lagi. Alasannya klasik, mau menagih janji cerita, antara diriku dengan Oppa gangnam style. Hadeh. Benar, kan? Nambah beban mulut. Hhh.
9.4K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

"Siapa yang belikan karpet ini, Kak?" “Mas Kanzulah, waktu dianya ke Turki dua tahun lalu." cerita Wafa sambil menyiapkan tempat tidur. Satria membantu mendudukkan istrinya di tepi ranjang. Kamarnya dua kali lebih luas, tapi suasana di sini terasa hangat dan akrab. “Terasa sempit ya, Ya ?” tanya, Kanaya juga punya sudut baca. Dia bilang wajib baca buku setengah jam sebelum tidur.”
105.8K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
AKU BUKAN SEORANG PELACUR

AKU BUKAN SEORANG PELACUR

“Aku sangat bersyukur kalau kau menikmati tempat ini.” Suaranya diberkati oleh ketulusan ketika dia menggelar selembar karpet berwarna biru tua di depanku yang barusan dia sewa dari pedagang karpet di dekat pintu masuk. Adam sempat ingin membelinya, namun aku mengatakan jika hanya meminjamnya dengan membayar biaya selama beberapa jam, mungkin akan lebih baik. Dia tidak perlu repot untuk membawanya di tangan selama perjalanan pulang kami berdua nanti.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
Pelayan Pemuas Nafsu Sang Sultan

Pelayan Pemuas Nafsu Sang Sultan

Langkah kaki Amira terhenti kaku tepat di atas karpet beludru Persia yang tebal. Bau apak tanah dan karat besi yang mengendap di pakaian kotornya seketika tersapu bersih, dijajah secara mutlak oleh aroma wangi dupa gaharu yang mewah, pekat, dan maskulin yang memenuhi seluruh penjuru ruangan agung ini.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

"Dengan menunggang kuda, setidaknya membutuhkan satu hari untuk mencapai Black Jade Mountain. Ketika kita sampai, reruntuhan Black Jade Ruins mungkin sudah lama terbuka." Sambil berbicara, Antalo Reiszaro membuat gerakan dengan tangannya. Sebuah cahaya keluar dari lengan bajunya, lalu mendarat di tanah dan berubah menjadi sebuah karpet berwarna cokelat. Karpet itu memiliki panjang sekitar tiga meter dan lebar dua meter. Permukaannya dipenuhi rune misterius, sementara beberapa ukiran berbentuk lingkaran terdapat di tepinya.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
AETHERITH: Perang Planet Astarhea

AETHERITH: Perang Planet Astarhea

Interior kabin ini adalah definisi kemewahan kekaisaran yang berlebihan: lantai dilapisi karpet beludru merah delima yang tebal dan empuk, kursi dari kayu cedar wangi dengan bantalan sutra emas yang menopang tubuh dengan sempurna. ​Di tengah keheningan yang sangat mahal itu, sebuah kompartemen tersembunyi di dinding kayu cedar terbuka secara otomatis, menyuguhkan nampan perak berisi lima keping biskuit berbentuk burung Phoenix yang berkilau karena taburan serbuk emas asli. ​Zi-Hao menatap biskuit itu dengan penuh curiga, seolah-olah itu adalah perangkat peledak. "Ini... apa?"
10942 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

"Itu karpet yang mahal, jangan ternoda di atasnya." Aku lalu melirik ke lantai. Disana terhampar permadani Persia berwarna merah marun dengan motif yang rumit. Aku mengalihkan pandanganku ke arah pengurus rumah tangga yang sedang membersihkan beberapa minuman yang tumpah. Saya bisa merasakan ketakutan yang luar biasa darinya. "Kalian penduduk asli selalu tidak kompeten di tempat kerja," Lestari marah, berjalan ke arah pelayan.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
Rahasia Hati Mr. Ceo

Rahasia Hati Mr. Ceo

Karpet Persia merah antik menutupi lantai, memberikan kehangatan dan kemewahan pada ruangan tersebut. Di salah satu ujung ruangan terdapat perapian marmer besar, yang dinyalakan musim dingin dan di ujung lainnya terdapat lemari anggur yang diisi dengan anggur-anggur terbaik dari seluruh dunia. Terlihat banyak orang turun dari tangga yang terbuat dari kayu jati begitu terkesan klasik namun juga modern, hingga mereka duduk di tempat masing dengan urutan yang semestinya Dan para pelayan mulai melayani.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Pasar itu penuh dengan suara penjual yang memanggil dan aroma rempah-rempah yang menggugah selera. Nadia dengan sabar mengantar Ratih menjelajahi pasar, berhenti di setiap stan yang menawarkan barang-barang khas Aljazair. Mereka melihat berbagai kerajinan tangan, dari karpet berbulu tebal yang ditenun dengan indah hingga perhiasan perak yang dihiasi dengan batu-batu berharga. “Lihatlah, Ratih! Ini adalah karpet tradisional Aljazair. Sangat cantik, bukan?” Nadia menunjukkan karpet dengan motif geometris yang rumit. Ratih mengagumi karpet tersebut.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as karpet jaman dulu
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status