Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Lala yang berjalan sedikit jauh dari mereka---karena dia sebelumnya pergi ke salah satu kios---berkata dengan nada sedikit mengejek, "Kenapa? Apa kau akan membeli karpet yang dapat berbunyi jika diinjak, atau kau ingin membeli barang rongsokan lainnya?" Lola melirik ke arah Lala dari sudut matanya saat dia kemudian menghembuskan napas. "Hah, itu bukan barang rongsokan, tapi barang ajaib! Kau saja yang tidak menyadarinya. Lagipula, bukankah karpet itu cukup menarik? Itu bisa memberitahu kita kalau ada pencuri yang masuk ke dalam rumah." "Ya, ya, ya, terserah kau saja." Lala mengalah, dia sudah tahu kalau berdebat dengan Lola tidak akan ada habisnya.
599 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Buang, Kini Jadi Nyonya Besar

Istri Yang Kau Buang, Kini Jadi Nyonya Besar

teriak Bianca refleks sambil menepis gelas itu hingga jatuh dan pecah di lantai marmer. Cairan itu memercik ke karpet bulu putih, dan dalam hitungan detik, serat kain karpet itu mulai mengeluarkan asap tipis dan berubah warna menjadi kecokelatan yang aneh. Semua orang di sekitar mereka terkesiap. Araska menarik Alya ke belakang tubuhnya. Ia melangkah maju, memojokkan Bianca hingga wanita itu menabrak pilar beton.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Zebb. Tengkorak Terbang sentakkan kakinya dan tubuhnya pun melayang bagaikan terbang, lalu bersalto satu kali ke udara, hingga dalam waktu singkat sepasang kakinya telah mendarat di pasir pantai. Jarak berdirinya hanya lima langkah dari perempuan berpakaian hijau muda itu.
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 713 kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

dari Azura, bayangan di kepalanya jadi makin liar. Karpet: Monster lumut hijau gelap. Tiap dia geser, bulunya rontok berceceran di lantai. Ada lubang gelap di wajahnya. Kipas angin: Laba-laba warna cokelat karatan. Kakinya tipis bisa muter-muter. Pshh! Alat pengharum otomatis yang nempel di tiang masjid tiba-tiba nyemprot. Dimas tersentak.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
Berbagi Suami dengan Sahabat Sendiri

Berbagi Suami dengan Sahabat Sendiri

Sebelum senja menghilang dari awang cakrawala. Kertas-kertas bekas membentuk origami pesawat terbang, terlihat berserakan di lantai tanpa keramik. Hanya campuran pasir lembut dan semen yang diratakan di atas tanah. Wanita bergamis hitam itu bergegas menyapunya dengan sukarela. Srek! Meja paling depan bergeser tanpa sepengetahuan Una—panggilannya. Sontak ia menjerit kaget. Sapu terlempar dengan sendirinya ke arah sembarangan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

sapa Berlin sambil tertawa canggung. "Pagi, Mbak Berlin," Bu Tejo memicingkan mata, melihat karpet raksasa di dalam rumah. "Itu karpet dari Arab ya, Mbak? Kok tebel bener? Bisa buat alas gulung martabak tuh." "Oh, ini... ini karpet lungsuran dari tetangga, Bu!" bohong Berlin cepat. "Kebetulan orang tua saya lagi... uh, bongkar gudang. Iya, bongkar gudang! Kasihan barang bekasnya dibuang, jadi dibawa ke sini."
10975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

"Sialan, apakah ini istana atau apa?" “Karpet yang terbuat dari kulit Serigala Salju Ekor Sembilan Level Sembilan. Bantal sofa sepertinya juga terbuat dari sutra Ulat Mata Nirwana level Kesembilan. Dan lampu gantung itu... Krisna, berapa banyak yang kamu keluarkan untuk kapal ini?” "Aku tidak membeli ini, ini hadiah dari Kamp Elite."
1066.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Hanya ada beberapa perkakas di dalamnya, salah satunya adalah dipan tua dari bambu yang dilapisi kasur kapuk tipis yang sudah terlihat usang. Lantainya pun bukan tanah, melainkan cor-coran semen yang dilapisi karpet anyaman daun pandan. Karpet itu sudah berubah warna menjadi hijau kecoklatan, tanda usia yang tak lagi muda. Orang-orang di desa biasanya menggunakan karpet semacam ini untuk memandikan atau membaringkan jenazah. Hal itu menambah kesan aneh sekaligus mistis dari tempat ini, terutama di mata Pak Ahmad yang duduk gelisah. Mbah Bejo, dengan gerakan santai, duduk bersila di atas anyaman karpet daun pandan sambil menatap Pak Ahmad lekat-lekat. Pandangannya tajam, seperti mencoba menem
9.751.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

Dirinya yang tidak siap di terjang, seketika jatuh tertelungkup dengan hidung mencium karpet. Bersamaan dengan itu, suara gemuruh hebat terdengar, diikuti dengan jatuhnya sesuatu dari atas langit-langit ballroom. Bunyi bruk keras itu disertai dengan beterbangannya puing-puing material yang berserakan. Dalam keadaan tiarap, Antonio tau dirinya akan tertimpa sesuatu dari langit-langit ballroom.
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Sebelum keluar dari goa dia tendang lebih dulu kaki kiri Patandai. Lalu berkelebat pergi sambil tertawa cekikikkan. Di satu tempat gadis itu menyelinap ke balik pohon-pohon besar tumbuh rapat berjejeran. Di balik pepohonan mendekam seekor kura-kura raksasa berwarna coklat. Tidak seperti kura-kura biasa, binatang yang satu ini memiliki dua buah sayap yang bisa dilipat dan direntangkan. Si gadis melompat naik ke atas kura-kura raksasa lalu mengetuk punggung binatang ini tiga kati. Kura-kura keluarkan kepalanya, sayap di kiri kanan direntang lebar. Sesaat kemudian binatang aneh ini melayang terbang di udara meninggalkan puncak Gunung Patimerapi.
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai karpet terbang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status