AMALIA, Kesetiaanku Diragukan
Ia menahan gugup saat memperhatikan pintu berayun terbuka, menampakkan sosok suaminya yang berjalan mendekat.
“Udah kuduga kamu ada di—”
“Mas Satria, aku mau pulang sekarang juga,” ucap Kanaya, menunduk ke arah kotak terbuka di depannya untuk menghindari tatapan mata. “Aku udah kangen Saka.”
“Apa itu, Nay?”
“Kotak harta karunku sama Saka.”
Satria bergegas duduk di karpet, memeriksanya seksama. “Oh, aku enggak tahu kalian nyimpen hal kayak gini.”