Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rasa

Rasa

Ia memahami betul bagaimana gerak-gerik sahabatnya. "Dih, orang gak papa. Liat, deh, Ya, senjanya cakep ya. Perpaduan orange, ungu, sama kuning yang keliatannya jelek, tapi nyatanya indah di pandang mata. Anginnya juga sepoi-sepoi, gak terlalu rame juga, betah udah disini," ujar Kyra mengalihkan pembicaraan. Kyra mengajaknya untuk memandangi langit sore menjelang malam, tak lupa juga menikmati angin-angin lembut yang mengelus tubuhnya.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as kasur angin
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Kakinya juga bergerak dalam pola-pola yang tidak begitu rumit, menggeser lambat, tapi juga kuat dan mantap. Ilmu pukulan Angin Timur Robohkan Gunung ini terdiri dari empat jurus. Setiap jurusnya, tiga bagian bertahan dan satu bagian menyerang. Kini Long Wei tahu mengapa Yang Feng menganggap kalau ilmu ini sebenarnya adalah ilmu bertahan yang diselingi pukulan. “Berdasarkan hawa Yang,” lanjut Yang Feng menjelaskan saat dia selesai memperagakan keempat jurus. “Semakin kuat hawa Yang mu, semakin hebat pula ilmu ini.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as kasur angin
Read
+Library
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Alunan musik serta orang-orang yang mengobrol di kafe itu sedikit pun tidak berniat untuk memahami keheningan keduanya. Awan saat ini memandang ke luar jendela. Langit mulai gelap meskipun belum jam lima sore. Ia menegakkan punggungnya dan mulai mengarahkan matanya pada wanita itu. “Apa karena kau juga mendengar rumor tentangku? Aku tahu kau bukanlah wanita yang terlalu memperhatikan pendapat orang,” selidik Awan. “Memangnya rumor itu penting? Semua orang melakukannya.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as kasur angin
Read
+Library
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Pikiran itu membuatnya khayalannya semakin jauh. Hushh ... Askara terhentak, sekelebat angin kencang menyerang wajahnya hingga dirinya hampir jengkang. Untung saja ia berpegangan pada batu tempat duduknya, bahkan bibir dan mulutnya terasa berkumur angin tadi. Pemuda itu malah celingukan mencari kelebat angin tadi. "Khaahhh ... Hahhh ..." Askara memegang tenggorokannya dan bereaksi memuntahkan angin yang masuk ke dalam mulutnya. "Apa itu tadi?"
1019.5K viewsOn holdAdded to Library 447 Times as kasur angin
Read
+Library
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

"Tidak mungkin karena alergi, Bu, Ibu kan tidak memakan makanan yang membuat alergi Ibu meradang. Ini pasti karena kasur lapuk itu, sudah Dina bilang kasur itu lama teronggok di gudang sudah tidak layak untuk dipakai lagi, Bu. Walaupun kita alasi pakai seprai bersih, tetap saja di dalamnya pasti banyak kuman penyakit bersarang yang bisa menimbulkan penyakit untuk kulit kita." "Sudah to, Nduk. Nanti juga sembuh sendiri, biar ibu taburi pakai bedak anti gatal saja, nanti tolong di jemur lagi ya Nduk, kasurnya! Ibu ada pengajian di rumah bu Rt siang ini."
106.7K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as kasur angin
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Di ketinggian langit, Kael membuka matanya perlahan. Aliran angin berubah. Tidak kasar, tidak besar — namun mengalir dengan niat… buruk. Ia tidak menengok ke belakang, namun segala yang bergerak di bawah sana langsung tergambar jelas di benaknya seperti bayangan air. Enam titik aura. Kasar, liar, dan yang paling kentara, penuh darah.
1080.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kasur angin
Read
+Library
My Beloved Bastard (INDONESIA)

My Beloved Bastard (INDONESIA)

" Jaes benar-benar pusing dengan deadline yang diberikan sang editor. Whusss.... hembusan angin membuat horden jendelanya menari-nari. "Mengapa ada angin sedingin ini... ahh mungkin cuacara malam ini akan segera hujan," gumam Jaes, lalu segera menutup layar leptopnya dan menarik selimut untuk segera beristirahat. Hahh... hahhh... Whuss... "Hei siapa itu... Jaes terlihat mulai kesal dengan suara aneh yang mengganggu istirahatnya dan juga angin yang sedari tadi terasa dingin mencekam.
910.4K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as kasur angin
Read
+Library
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

“Angin Kencang yang Menyapu!” Kaisar Pil Cermin Ekstrem menggerakkan Kipas Awan Mengalir Doushuai. Energi angkasa tak terlihat dari segala arah mengembun dan mengalir ke kipas di tangannya. Berdengung! Dari dalam Kipas Awan Mengalir Doushuai, cahaya warna-warni bersinar, membentuk kekuatan ruang yang menakutkan dan menyapu dengan dahsyat.
9.8238.3K viewsOngoingAdded to Library 8.8K Times as kasur angin
Show Reviews (60)
Read
+Library
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Read All Reviews
Misteri Masalembo : Crash Landing

Misteri Masalembo : Crash Landing

Ingrid memegang dadanya, dia mengeluh susah bernapas. “What did you say..., can’t breath......?” ......apa..., kamu merasa susah bernapas.....? Adam mengulanginya. “Yes.” Ingrid mengangguk. Kecurigaan Adam muncul, badai yang mereka terobos mungkin saja bukanlah badai biasa, seperti halnya badai cumulonimbus yang beberapa kali pernah dia temukan. Namun lebih cenderung kepada badai asap atau kabut elektromagnetik yang bukan terdiri dari molekul-molekul air hujan.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as kasur angin
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status