Menaklukkan Duda Dingin
“Astaga! Kenapa badanmu panas sekali?”
Setelah menggetarkan bola mata sejenak, Tuan Dingin bergegas masuk ke kamar tidur. Dengan alis berkerut, ia mencari pakaian terlayak di antara tumpukan baju. Namun, selang beberapa detik, belum ada satu pun yang dipilih. Tak ingin membuang waktu, pria itu akhirnya membuka lemari dan mengambil sweater putih dari kotak merah.
Selesai memakaikan Amber baju, Tuan Dingin memindahkan wanita itu ke sofa. Setelah membentangkan selimut, ia pergi mengambil sebaskom air dan handuk.
Hot Chapters