Perempuan Bermahar Lima Miliar
“Kita kerap kali lupa, sebagai orangtua kita hanya diwajibkan untuk mengarahkan, bukan menjadikan. Tapi … tindakan kita, tanpa disadari, justru seolah-olah menuhankan diri. Astaghfirullāh … mohon ampun atas kekhilafan-kekhilafan kami ini … Yā Allāh.”
Kiai Bashori memperhatikan sikap sahabatnya itu. Sampai-sampai ikut menyondongkan badan, mengintip raut wajah yang tengah tertunduk lesu tersebut.
“Nam ….,” sebutnya kemudian, pelan. “Dari kata-katamu, saya merasa … sepertinya kamu berubah pikiran tentang rencana kita itu?”
Kiai Anam menipiskan bibir, lalu manggut-manggut. Katanya masih dengan posisi kepala menunduk, “Saya tidak mengubahnya, Bas. Tapi … kita sedang disadarkan oleh sebuah kondisi
Hot Chapters