Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Terlalu juicy untuk dilewatkan. “Jadi,” ia mulai dengan tatapan menyelidik, “gimana semalam?” Naya mengedip lugu. “Tidur.” “Bukan itu.” Keira menyipitkan mata. “Ardan, Reza, Elric. Siapa yang bikin kamu makin pusing? Pilih satu.” “Keira.” “Oke. Bukan pilihan yang tersedia.” Ia memutar kursinya menghadap layar. “Aku nggak butuh intervensi percintaan.”
10690 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Kemudian, dia menyematkan cincin ke jari Saskia dan mengganti pakaian mereka dengan pakaian yang mereka kenakan di hari pernikahan mereka. Collin bergumam pada Saskia, “Semua hadiah yang pernah kamu berikan padaku sudah kubuang ketika kamu meninggalkanku. Begitu membuangnya, aku langsung nyesal dan bahkan membongkar tong sampah untuk memungutnya kembali.” “Setelahnya, aku menunggumu semalaman di bawah apartemenmu. Selama kamu setuju untuk kembali padaku, aku bersedia melakukan apa pun. Tapi, kamu nggak turun.”
29.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

PoV Evan Part 2 Berbulan-bulan semenjak kejadian itu, Evan tak pernah lagi menemui Kirana. Ia selalu menghindar ketika gadis itu menampakkan dirinya. Seperti lelaki pada umumnya, Evan terlihat kuat tapi hatinya sangatlah rapuh. Ia sangat mencintai Kirana tapi apalah daya mempertahankan sesuatu yang bukan miliknya lagi ibarat pungguk merindukan rembulan. Setiap hari ia mencari kesibukan berharap kenangan-kenangan indah itu bisa hilang seiring berjalannya waktu. Hatinya benar-benar rapuh hingga setahun kemudian perlahan namun pasti ia bisa move on dari Kirana dan mencoba membuka kembali hatinya untuk cinta.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

"Huaa.. tapi Kaka itu tadi tidak suka dengan Rindu, karena Rindu anak pelakor." Hari Rendra merasa tersayat mendengar ucapan polos putrinya. Kenapa dosanya dulu harus Rindu yang menanggung. "Bukan. Rindu bukan anak Pelakor, Rindu adalah anak Ayah dan Mama Sinta." "Bukan, Rindu anak pelakor kata Kaka itu. Huaaa." Rindu semakin menangis tidak menentu, Rindu tantrum.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Alexa berusaha merangkai kata dalam otaknya dan mencoba menuliskannya dalam buku tulisnya. “Apakah kau paham tentang rindu? Rindu ini membuatku rela menunggumu Walau ribuan detik telah kulalui Aku tetap menunggumu di sini Apakah kau juga rindu padaku? Setelah kemarin kau membuatku tersenyum Sekarang kau tega membuatku menunggumu Datanglah,hapuskanlah semua rinduku”
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Ketika Ibuku Menikah Lagi

Ketika Ibuku Menikah Lagi

Jawaban kak Raihan benar-benar membuatku jengkel. "Kak! Rindu itu mau pergi ke kota orang. Dia sendirian loh di kota itu. Gak punya siapa-siapa. Apa kakak gak khawatir? Tapi Rindu kan cantik ya, pintar lagi. Pasti nanti dia punya pacar yang akan merawatnya kan? Kenapa harus khawatir." Aku mencoba memanas-manasi Kak Raihan. Menunggu reaksinya. "Eh, mana boleh. Pacaran itu haram," jawab Kak Raihan dengan salah tingkah. Terlihat jika ada setitik kecemburuan dari sikapnya.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Cinderella Hot Story

Cinderella Hot Story

Keduanya masih terengah, dengan ujung bibir yang masih saling menyentuh panas “Nggak janji.” Dewa tersenyum di atas bibir Rindu lalu memberi kecupan singkat. “Dan satu lagi, Rin. Jangan pernah bersentuhan dengan pil KB atau emergency pill seperti yang pernah aku tanyakan ke kamu waktu itu.” Rindu menelan ludah, tapi tetap memberi senyum termanisnya untuk Dewa. Ia kembali mengangguk, karena tidak mungkin rasanya jika Rindu menjawab dengan kata tidak.
10263.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Tampilkan Ulasan (121)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
kamu mau tau kurangnya kamu apa Wa? Kamu tuh nyeremin...mknnya gosah intimidasi lawanmu...apalagi cewe....apalagi macem Rindu yg masih muda banget...blom pny pengalaman apapun...pastilah dia masih takut....ehhh kamu malah intimidasi or ancem dia apalagi kalo gak di kasih jatah lgs pergi buang Rindu
Shifa chibii
klo ngeselin mah aku udah kebal mbak beb,,dari jamannya cinta pertama akuh si Pras yg super duper nyebelinnya, g ada lawan pokoknya..trus dewa,banyu,dan sekarang tambah Abi,,tp ini si Abi ngeselinnya sampe tahap,diriku pengen nendang senjatanya..hehe..kuesel bnget pokoknya klo jdi Fika..sabar ya fik
Baca Semua Ulasan
Pesona Paman Seno

Pesona Paman Seno

kata Rindu beralibi. Hanum tampak terdiam mencoba mencerna apa yang Rindu katakan. Sepertinya ucapan Rindu kali ini benar. Sehingga tidak ada alasan baginya untuk tidak memberikan ijin pada gadis itu. "Ya sudah, Bik. Rindu berangkat dulu." pamit Rindu yang hanya diangguki oleh Hanum. Setelah keluar dari rumah, raut wajah Rindu seketika berubah datar. Jika tidak untuk memuluskan aksi balas dendamnya, mana mau dia bersikap baik pada Hanum.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Karenanya, Baraka naik ke Puncak Karang dan terkesima oleh pertarungan kakek sakti yang aneh itu, sementara Rindu Malam dan Kelana Cinta lakukan perdebatan sengit di kaki Puncak Karang tersebut. Apa yang diperdebatkan oleh kedua wanita cantik berpotongan rambut cepak seperti lelaki itu adalah sesuatu yang tak disangka-sangka oleh Baraka. "Sekalipun kau telah pertaruhkan nyawamu beberapa kali untuknya, tapi kau tetap tidak diizinkan untuk jatuh cinta padanya, Rindu Malam." "Gusti Ratu Asmaradani tidak keluarkan larangan seperti itu, Perwira! Larangan yang dikeluarkan oleh Gusti Ratu Asmaradani adalah tidak boleh menyakiti atau melukai Baraka!"
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

bagaimana ia begitu nikmat jika kita memakannya di malam yang larut Padahal kepalaku sedang kalut memikirkan cara menautkan rindu yang telah lama kurajut Kita pernah membawa mata telanjang kita teraduk dalam pekat perbincangan kopi sachetan bagaimana ia begitu legit jika kita meminumnya pada cangkir yang sama Padahal hatiku tengah getir menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kata bijak rindu terlarang
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status