Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Patah

Patah

*** [1] Yukata : jenis kimono dari katun tipis tanpa pelapis Bersambung Author's note Eh, kayanya si Mamang mulai lebih perhatian nih. Nayara bobo pelor, dia lihatin mulu, lalu mau nyelimutin segala. Sekarang Nayara pergi dia ikutin. Uhuyyy... Ya sudahlah, Mang, eh, Manggala. Lanjutkan saja perjalanan nasibmu. Takdir kan sudah nunggu di ujung sana. Dah kita mah cuma bisa komen aja pan.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

“SALAH HIJI NA AYA DI IMAH ETA, HIJI DEUI AYA DI UJUNG KAMPUNG IEU. (SALAH SATUNYA ADA DI RUMAH ITU, DAN SATUNYA LAGI ADA DI UJUNG KAMPUNG ITU.)” “JADI, LEWATAN IMAH ETA, TAPI MARANEH BISA MAEHAN JELEMA SALAIN TI DUAAN ETA. (JADI, LEWATI RUMAH ITU, TAPI KALIAN BISA BUNUH MANUSIA SELAIN DUA ORANG ITU.)”
9.631.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata kata hampa
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Ilham. "Kenapa aku belum melihat Kuhar dari kemarin?" tanyaku. "Kita juga belum melihat Kuhar dari kemarin. Mungkin saja dia sedang melakukan sesuatu." Jawab Ilham. "Apa Kuhar dan semua warga di kampung Lamuna ini adalah hantu?" tanya Rafael. "Apa? Menakutkan sekali jika itu benar." Kata Vita. "Tentu saja, dia dan semua warga di kampung Lamuna ini adalah hantu. Kita bahkan mengalami banyak keanehan di tempat ini." Jawab Ilham.
611.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
Kita Tidak Berjodoh

Kita Tidak Berjodoh

Beruntung saat itu di taman sudah sepi pengunjung, hingga Chandra tak merasa malu meluapkan tangisannya. Perlahan langit senja berubah gelap. Chandra bergegas melajukan motornya kembali ke Kota Bandung. Kekalutan yang dirasakannya malah membawa Chandra kembali ke sebuah klub malam. Kali ini dia menyewa sebuah ruangan, dia memilih makanan ringan dan minuman beralkohol. Seorang Mami menawarkannya pemandu lagu, tetapi ditolak oleh Chandra. Dia hanya ingin menikmati minuman itu dalam kesendirian tanpa diganggu siapa pun.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Si Pengunjung Pria berdeham, "Cash. Saya bayar cash aja." Sementara tepat di seberang kafe komik milik Rimbu, seorang pria bersetelan training hitam tak kalah sibuknya. Pria berpenampakan bak boyband Korea kenamaan itu, Aksara, adalah pemilik sekaligus pelatih seni bela diri muay thai. Aksara tampak bersemangat memaki murid-muridnya yang tidak berlatih dengan sungguh-sungguh. Aksara menghampiri salah satu muridnya yang masih berstatus siswi SMA. "Kamu sengaja salah biar saya benerin?"
9.83.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Tampaklah halaman obrolan kami. "Kakak, aku salah. Aku bersedia mengakui kesalahanku. Kumohon, keluarkan aku. Aku nggak bisa bernapas." "Kakak, keluarkan aku. Aku bisa mati, aku sesak napas." "Kakak ...." Semua pesan tak terkirim itu membuat penglihatan Joseph menghitam. Dia terduduk di lantai.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Kata-kata itu terlalu keras, dan sangat meyakinkan. Angga tidak tahu alasannya, tetapi dia tidak bertanya lagi. Semua ucapannya tadi sebenarnya hanyalah candaan. Bravi memang pria berhati dingin. Padahal, dia memiliki wajah tampan yang bisa dengan mudah membuat wanita tertarik, apalagi dengan latar belakang yang ingin dilirik semua orang, tetapi dirinya malah bersih dan tidak pernah memiliki skandal dengan wanita.
9.5311.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai kata kata hampa
Tampilkan Ulasan (73)
Baca
+Pustaka
Shani Alvaro
awal2 baca novel ini aku Kira karakter raisa ini wanita yang punya prinsip... waktu dia nerima bravi aja itu dah aneh bngt..karna bagaimana pun bravi sma Kevin itu adik kakak walaupun beda ibu...sekarang malah tambah ngawur lagi .. malah jadian sama si Rey... lama2 karakter raisa jd murahan bngt..
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) POV Aarav "Apa, Yah? Ayah mau melamar Siti untuk Aarav? Tidak mungkin." "Kenapa tidak mungkin, Rav? Ayah hanya ingin kamu mendapat pendamping yang tepat." "Bukannya Ayah yang suka sama Siti, karena wajahnya mirip Mama."
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

kata Hantu Laut. “Tap... tapi... tapi coba perhatikan urut-urutan gambar ini!” kata Dewa Racun. “Ini gambar perahu yang ditambatkan oleh seseorang. Itu gambar tiga orang berlarian menuju ke suatu tempat. Itu juga gambar orang bertarung dengan orang kurus. Yang san... san... sana, gambar tiga orang tidur dan... dan... kurasa ini gambar perjalanan kita, Pendekar Kera Sakti?”
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 703 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

“Keluarlah apa kau akan terus bersembunyi seperti itu? Atau aku yang akan menghampirimu di sana?” Tidak ada jawaban. Sepertinya aku dianggap hanya menggertak ya. Kalau begitu biar aku yang ke sana. “Teknik Pedang Hampa: Langkah Hampa.” Aku berlari secepat kilat ke arahnya dari sisi kanan dan menyeret pedangku di sisi kananku hingga saat terakhir akan menyerang pedangku bergesekan dengan tanah bebatuan di sekitar hingga memercikkan api. Namun...
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kata kata hampa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status