Pelakormu vs Aku
Vivitsbiografi ibu kartinicerita mertua cantikcerita sek ibu mertuaistri menangis karena mertua
“Nikmatilah kemenanganmu, Kadita. Kamu sudah dapat Bastian, dan aku dapat kebebasan. Tapi ingat satu hal, pelakor seperti kamu tidak pernah benar-benar menang. Kamu hanya hidup dengan sisa-sisa yang aku tinggalkan.”
Setelah mengatakan itu, Kartini membalikkan badan, melangkah pergi dengan penuh percaya diri. Kadita hanya bisa berdiri di tempatnya, merasa seperti dipermalukan habis-habisan. Tangannya mengepal kuat, matanya berair.
Namun, di dalam hatinya, ada rasa pahit yang sulit dijelaskan. Apa benar ini kemenangan yang ia impikan? Atau justru kekalahan terbesar dalam hidupnya?
人気のチャプター