ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN
Namun, kedua tangannya mendekap erat punggung lebar sang suami.
"Saya tahu, kamu masih marah atas kejadian ini. Saya benar-benar minta maaf. Kamu bisa menghukum saya. Jika itu mampu membuatmu memaafkan saya, Dek."
Perkataan terakhir Dika membuka Eka merenggangkan pelukannya. "Maafin aku, Om. Tidak sepatutnya aku marah pada Om Dika, untuk hal yang sebenarnya bukan salah, Om Dika," ungkap Eka penuh sesal dengan mata berkaca-kaca. Kepalanya sedikit tertunduk. Malu untuk menunjukkannya secara langsung dihadapkan sang suami.