Ksatria Katana Kembar
kata Revina
“Tidak perlu, Nona Muda. Saya malah takut untuk menerima, takutnya orang-orang pada salah paham dan malah iri.”
“Ya kamu benar. Hal seperti itu bisa saja terjadi. Kamu sangat cerdas sekali. Ayo, kita makan dulu.”
“Baik, Nona Muda.”
Zaki terus mengikuti hingga sampai di salah satu resto di mal tersebut. Pemuda itu benar-benar menemani Revina dengan begitu santai namun tetap memperhatikan sekitar untuk menjaga keamanannya.
Hingga pandangan mata Zaki tertuju kepada gelang miliknya sendiri, di mana tertulis di sana Z007. Ia tersenyum simpul sambil memegang gelangnya itu, memutar-mutarnya pelan.