Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Dewa Game - SVSS1

Sang Dewa Game - SVSS1

jelas Satria. “Contohnya dia pernah menanggapi perkataanku dengan ‘Jah hah seh hah huh luh hah husi hah’ sekarang jika aku mengartikannya maka akan menjadi ‘jangan senang dulu manusia’. Karena itulah saat dia mengucapkan ‘Luh hih hous ul tiha’ serasa aku bisa mengerti sedikit meski aku masih belum tahu apa yang diucapkannya, tapi tampaknya Noir yang pengetahuan bahasanya lebih luas bisa memahaminya jauh lebih cepat dariku,” sambung Satria. “Jadi dia tidak bisa mengucapkan huruf konsonan m, n, g, dan beberapa huruf lainnya ya?” tebak Alexa.
1063.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kata-kata santri nahwu
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Jajaka
Selamat malam sobat semuanya ( ╹▽╹ ) sekedar info saja nih kalau novel ini hanya akan update malam hari saja. kalau sehat dan tidak ada halangan saya akan usahakan update setiap hari. terima kasih bagi sobat yang sudah membaca dan memberikan gemnya. dukungan sobat sangat berarti bagi saya ( ╹▽╹ )
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ustaz Baihaqi ikut bicara. “Ustaz Baihaqi tidak ada gunanya! Karena datang terlambat,” terkekeh Salwa melihat raut wajah bermuka galak itu. Ya, dia rupanya galak pada santri yang nakal saja. “Makasih, Wa,” ucap Neng Mas lalu bertanya, “dengan cara apa kau membujuk si muka kuda?” “Ada deh,” jawab Salwa seolah semua baik-baik saja. Padahal … ia menjadikan dirinya jaminan.
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

sampai tak tahu artinya gak pernah kutuan? "Itu artinya rambut kita bersih-bersih, Pah," celutuk Makmur seraya meminum jus. "Berarti itu pujian, ya?" suami melanjutkan makannya yang sempatkan terjeda. "Pah, itu bukan pujian, tapi hinaan, jangan polos kali, Pah," kataku akhirnya. "Hinaan?" suami mengerjitkan kening. "Iya, Pah, sekaligus sindiran, Bu Bondan memang jago menyindir." kataku kemudian.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Ah, yang saya dengar hanya rumor. Dia mantan istri dari 'menantu sampah' yang tidak becus yang pernah bekerja di gudang Anda, bukan? Saya minta maaf. Saya tidak berurusan dengan orang orang yang berurusan dengan sampah." Kata kata Aruna menusuk Kinanti lebih dalam daripada pisau, karena itu adalah kalimat yang dibuat Arya untuk menghinanya. Wajah Kinanti memerah, matanya berkaca kaca. "Mari kita pergi, Sayang," kata Arya, kembali ke mode posesifnya. Ia merangkul pinggang Aruna erat-erat, seolah menunjukkan betapa remehnya Kinanti. "Jangan buang waktu kita pada kenangan yang tidak relevan."
10742 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

“Bukan ustaznya tidak butuh makan. Tapi karena beliau yakin Allah sudah mencukupi kebutuhannya beserta keluarganya. Berkah Al Quran, kadang tidak terduga.” “Hmm, mungkin juga. Tapi aku bayar tiga kali lipat. Nggak enak sama ustaznya. Lagi pula, sepertinya aku murid yang, yah, sedikit bebal.” Satya meringis. “Susah sekali mengucapkan huruf tsa, dlod, tho, dan membaca Al Fatihah yang benar.” “Nggak apa-apa, nanti lama-lama juga bisa.” Lintang menghentikan gerakan tangan Satya yang mengarahkan sendok ke mulutnya.
10105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Terdengar suara nenek tua itu berkomentar. Sambil meringis menahan perih ulu hati, aku juga kesal sama nenek tua itu. "Cuh!" Kulihat bocah tengil itu meludahi Suster yang memegangi ujung bed ini. "Bu, ajarin sopan santun sama anaknya! Main ludahin orang sembarangan!" sungut Suster marah. Mbak Suster ini emosi mengambil tisu lalu membersihkan ludah yang menempel di bajunya.
7.840.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

Kiai memerintahkan para santri tetap melafazkan ayat-ayat suci. Pria berjenggot putih ini segera mendekati arah keranjang sebuah lembaran berisi tulisan arab dilemparkan ke tengah kobaran api. Pak Kiai mengambil ponsel dari kantong saku lalu mulai menghubungi salah satu santri yang berada di rumah Bu Teti. “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kiai.” “W*'alaikumussalam W*rahmatullahi W*barakatuh. Semua barang pengundang jin sudah terkumpul tanpa tersisa?”
1074.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
JODOH-JODOH DARI TUHAN

JODOH-JODOH DARI TUHAN

Santri yang keluar dari pondok pesantren, karena hari libur. "Kamu siapa?" tanya Mayang. Pertanyaan macam apa ini, Mayang mengumpat dalam hati. "Oh, saya yang bertugas menjaga tempat ini," sahut sang pria. Mayang mengangguk dan membulatkan bibirnya tanpa mengeluarkan suara. "Mau buku tentang Nahwu Sharaf, Mas," jawab Mayang lembut. Haduh sejak kapan dia bisa berkata selembut ini!
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Tidak jauh berbeda dengan santri putri, santri putra pun sering membicarakan tentang santri putri. Selepas salat Magrib berjamaah. Para santri putra dan putri berkumpul bersama di masjid utama untuk mengikuti acara rutin yang diadakan pesantren yaitu pembacaan nadhom kitab aqidatul awwam. Nadhom yang syairnya diciptakan oleh Syekh Ahmad Marzuki Al-Maliki. Pembacaan aqidatul awwam dijadikan kegiatan wajib untuk santri di pesantren yang di pangku Afnan selepas salat Magrib. Saat ini, kebetulan Athar berada di depan bersama kang ndalem lainnya. Tiba-tiba Gus Azril langsung menyerahkan mikrofon padanya.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Gus Fa...?

Gus Fa...?

ucap Fadil mengingatkan. Memang benar, baru baru kemarin Kaffa membuat peraturan berbicara kasar atau dengan kata-kata kotor boleh di siram air bagi yang mendengar. Banyak santri putra khususnya yang jika marah tak terkendali lalu melontarkan kata kata kasar, peraturan itupun di buat atas kesepakatan semua pihak termasuk Gus Fahmi dan keluarga bu Nyai.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status