Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Aku dilahirkan hanya sebagai penghancur keluarga saja. Walaupun begitu, aku sama sekali tidak menyimpan dendam sedikit pun pada mereka. Mungkin sedikit kesal merupakan hal biasa, tetapi kalau sampai menaruh dendam hingga bertahun-tahun sangatlah tidak baik. Entah untuk diri kita maupun orang lain.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
SEBUAH PENGHIANATAN

SEBUAH PENGHIANATAN

Aku rasa ini ibarat seperti dadu, semakin tinggi angka di dadu tersebu maka semakin jauh kami melangkah, akan tetapi jika angka dadu rendah maka bersiap- siaplah menerima kekalahan yang akan membuatnya menderita dan penderitaan itu akan ia ingat sampai akhir hayatnya. Apakah AKU kejam karena membalas dendam terhadap mama sendiri? Tentu tidak, aku tidak pernah ingin jahat terhadap seseorang apa lagi dengan mamaku sendiri. Hanya saja mama yang memaksaku agar aku dapat bersikap jahat terutama pada mamaku sendiri. Aku tidak dendam, aku hanya tak bisa melupakannya begitu saja dari dalam memori ingatanku.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

tegas Ayah lalu bangkit dari sofa. Aku hanya diam, meresapi kata-kata Ayah yang ingin berdamai dengan keadaan. Luka teramat sakit yang tertoreh di hati, mungkin akan meninggalkan dendam. Itu manusiawi, dan dapat di maklumi. Namun jika kamu bersedia berdamai dan memaafkan, mungkin itu bisa menyelamatkan hatimu dari kerapuhan. Sejatinya menyimpan dendam dan membalasnya tidak akan membuatmu lapang, yang ada akan menimbulkan penyesalan di waktu yang akan datang.
9.832.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 707 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu

Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu

jawabku dengan geram. "Sayang, benci itu juga sebuah perasaan. Jangan kamu pikir perasaan yang aku maksud adalah perasaan cinta. Kenapa kamu memelihara dendam kepadanya?" "Aku tidak memeliharanya mas," sanggahku. "Kamu tahu kan, selama ini aku tidak pernah ingin tahu kehidupan mantanku itu, tapi dia terus mengusik kehidupanku. Makanya aku makin membencinya sekarang, ingin sekali balas dendam."
9.272.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA

ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA

Karena ternyata melupakannya tidak sama dengan memaafkan, dan memaafkan tidak semudah yang selalu kuucapkan kala sendirian. Jika sempat terpikir olehku untuk balas dendam, kurasa itu adalah kesalahan besar. Apa bedanya aku dengan Kak Rama jika demikian? Semua yang menimpaku juga akibat balas dendamnya. Lalu kini semua yang menimpanya adalah akibat balas dendamku. Akan menjadi lucu ketika yang kami alami seperti mata rantai tak berujung.
9.281.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
bagus ceritanya, banyak pesan moralnya, bikin kesel, marah, sedih, terharu dan bahagia..pokoknya lengkap rasanya nano-nano....terima kasih uda bikin cerita yg bagus dan berkualitas kak otor...semangat dan sukses selalu
Genovanie Yenpi Lim
d tunggu thor kelanjutan nya.. pengennya Rama dan anindya bs bersatu dan happy ending walau d awali dg kesalahan.. jdi ga suka sm Rama nyerah gitu dan udh mesra sm Bianca,, tp ga suka jg sikap anin yg tdk trllu nganggap Gio
Baca Semua Ulasan
Aku Pria Culun Yang Menyimpan Seluruh Dendam

Aku Pria Culun Yang Menyimpan Seluruh Dendam

Pikiranku terfokus pada satu hal "balas dendam" Aku tahu ini hanyalah langkah pertama dari sebuah perjalanan yang panjang. Aku tahu, Razik dan teman-temannya tidak akan mudah dikalahkan. Tapi aku tidak takut ,aku punya tujuan dan aku tidak akan menyerah.
10851 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
NIRVANA'S WAY

NIRVANA'S WAY

"Aku tidak mau melupakanmu lagi. Sekalipun aku bisa merasakan cintamu dan kehadiran dirimu. Melupakan dirimu itu membuat dadaku sakit. Aku tidak mau lagi merasakan hal itu. Biar saja aku mengingat dirimu dan semua kehidupanku. Aku tidak akan menjadi gila. Karena yang aku ingat adalah cintaku, bukan dendam atau kemarahan." "Baiklah, sekarang kau tidurlah. Aku tidak akan bicara lagi." "Aku mencintaimu." "Aku juga Hyun Jae."
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Adit dan Tia

Adit dan Tia

kataku murka. "Haaah, kau masih dendam dengan masalalu," gumamnya yang membuat rahangku mengeras. "Lagipula gw bukan mama yang dengan gampang memaafkan laki-laki brengsek sepertimu," kataku tajam. "Fikirkan baik-baik, kau akan menyesal jika semua ini tidak jatuh ketanganku," gumamnya yang aku abaikan. "Baikalh, sesekali pulang lah, mama merindukan mu," ujarnya yang membuat rahangku mengeras.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

katanya kembali berucap. Meski perasaan hambar menemani kegelisahan hati usai berucap maaf, tidak ada perasaan lega yang diharapkan usai meminta maaf, dan tidak ada perasaan tenang usai mendapat senyum tipis dari lawan bicara yang sekiranya disakiti. Justru, hanya ada perasaan waspada bila yang disakiti akan balas dendam. Tidak peduli pada sosok yang disakiti dan yang telah terjadi, karena dendam di hati terlahir dari perkumpulan duka dan amarah yang terus bersemayam. "Enggak masalah," jawab Nifa tersenyum kecil.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Selingkuh itu Ilmiah

Selingkuh itu Ilmiah

"Dendam itu seperti api: membakar habis pemiliknya sebelum menjangkau target." —Dr. Kanya, dalam catatan kuliah Amelia Surya menatap Rayendra dengan mata berkaca-kaca, tapi sorotnya tetap menyimpan bara kebencian. Pengakuannya menggantung di udara, memenuhi ruangan dengan aroma pahit penyesalan dan dendam. "Kau tidak akan pernah mengerti," bisik Amelia, suaranya serak. "Kau tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya kehilangan segalanya karena seseorang yang kau cintai."
976 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status