Wanita Untuk Sang CEO
Dia tahu kalau Kartika sepertinya terluka atas perkataan Aluna.
“Kartika, maafkan ucapan Aluna tadi. Mohon maklum karena Aluna cukup mengalami trauma akibat ulah papa di masa lalu. Jujur saja, memang sulit untuk menghilangkan trauma itu. Jadi jangan dimasukkan ke hati ucapan Aluna tadi, ya. Anggap saja angin lalu, karena kita sejatinya adalah bersaudara,” ucap Andhika dengan tatapan canggung pada Kartika. Andhika lalu mengalihkan tatapannya pada Hana, yang juga menundukkan wajahnya. “Kamu juga, Han. Tolong dimaklumi ucapan Aluna tadi, ya. Kamu tahu kan kenapa dia seperti itu. Tolong jangan dimasukkan ke hati juga, ya.”
Hot Chapters