Pesona Istri dari Kota
"Mitha! Apa ada lagi cerita kebohongan yang ingin kau sampaikan kepada kami disini?"
"Mak," suara Mitha terdengar terisak diseberang telepon.
"Merenung lah kau Mitha, hidup bukan hanya untuk saat ini, hari-hari yang akan kau jalani masih sangat panjang, apalagi kau seorang Ibu, kelak kau akan merasakan betapa sakitnya hati seorang Ibu jika melihat Putra dan Putrinya saling membenci. Kalau Tuhan memberimu umur panjang, maka perjalanan hidupmu masihlah sangat jauh, sekarang mungkin kau tidak membutuhkan Abang dan kakak'mu ini, tapi kau memiliki anak-anak, sebagai suku kita, yang sangat kental dengan adat istiadat, sehingga kelak bila waktunya tiba, mau tidak mau kau pasti membutuhkan saudaramu
Hot Chapters