Pacarku Si Ketua OSIS
Aku memang sudah memutuskan untuk menerima tawaran sebagai sekretaris OSIS, jadi sekarang yang bisa kulakukan hanyalah menjalani dan membuktikan bahwa aku tidak salah memilih.
Arga dan timnya telah memberikan kepercayaan kepadaku, dan aku tak ingin mengecewakan mereka atau diriku sendiri.
Namun, kenyataan lebih sulit dari sekadar kata-kata motivasi. Keesokan harinya, ketika aku tiba di sekolah dengan membawa tumpukan berkas OSIS, aku langsung diserbu oleh beberapa anggota pengurus lainnya.
Semua orang tampak sibuk, berlarian ke sana kemari membicarakan berbagai persiapan untuk acara besar yang akan diadakan sekolah minggu depan.