Suddenly We Meet
“Ya penasaran aja, lo pernah sedih gara-gara cewek gak sih, itu aja.”
“Kemarin waktu putus sama Sinta, gue sedih.”
“Masak?”
Keenan tercengang, ia menatap sekilas Ana sebelum kembali fokus ke jalanan. Benar juga, dia bukan sedih saat mengetahui kebenaran tentang Sinta, melainkan hanya merasa kecewa. Dia kecewa ternyata mamanya yang selalu lebih benar dibandingkan dengan dirinya. Setelahnya, hidupnya kembali seperti semula, tidak ada yang berubah.
Bab Populer