Wanita Yang Dicintai Suamiku
Untuk sekian detik aku tertegun mendengar ucapan yang begitu lancang, siapa dia, dengan berani mengaturku?
Aku menghela nafas panjang, aku tak ingin amarah yang seketika menjalar ini, akan membuatku terbakar.
"Kita bicara disana, aku tak ingin menarik perhatian banyak orang disini," ajakku sambil menunjuk pada sebuah restoran cepat saji yang berada tak jauh dari tempat kami berdiri.
"Baiklah," ketusnya menuruti ajakanku.