Diantar Ke Rumahku
“Ndang, tolongin Mama, ya? Ambilkan bahan kebaya kami di rumah Justin, dan antarkan ke penjahit langganan Mama.”
“Hah? Kebaya di rumah Justin?” Sondang bertanya tak mengerti. Teman-teman mereka yang lain sudah berjalan lebih dahulu ke arah pintu. Yang tinggal di dekatnya hanya Idris, Friska dan Andi.
“Iya, minggu lalu kan, kumpulan Lansia membeli bahan kebaya. Bahannya ada di rumah Justin, baru diantar oleh tokonya baru saja, karena kemarin warna yang kami minta belum lengkap.”
Sikat na Kabanata