Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diselingkuhi Tunangan Dinikahi Paman CEO

Diselingkuhi Tunangan Dinikahi Paman CEO

Ia menunduk, melipat kain dengan rapi, meski telinganya panas. “Kak Adel,” suara lembut menyela. Qalest, dengan senyum tipis, menghampirinya sambil membawa secangkir teh. “Kamu pasti lelah. Minum dulu.” Adellia menatap Qalest sejenak, lalu menerima teh itu. “Terima kasih.” “Maaf kalau suasananya sedikit… ramai,” lanjut Qalest. “Kamu tahu sendiri gimana keluarga besar kita, kan?”
101.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Keyi sambil berjalan mendekat, menyomot apel yang ada di keranjang Muyin dan menggigitnya. "Kakak Ipar, ayo keluar! Hari ini cuaca bagus sekali," ajak Keyi dengan mulut penuh. "Aku dengar di Pasar Barat ada kedai teh baru yang punya pencerita hebat. Kisahnya tentang pendekar pedang wanita. Setelah itu kita bisa makan bebek panggang. Bagaimana?” Muyin meletakkan gayungnya. Ia mengelap tangannya ke sapu tangan. Tawaran Keyi memang menggiurkan. Menikmati kebebasan dan makanan enak adalah hal yang mereka inginkan.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Notes : Ada part tentang malam yang dilalui Jena dan Brian di apartemennya. Buat yang penasaran, bisa buka di Karya Karsa. Cari. Kreator : Bastiankers Seri : Dikejar Duda Keren Ada part terkunci yang menceritakan soal malam itu. Bagi yang penasaran aja. Keep reading! *** “Presentasi kamu sangat bagus,”puji Pak Mungga. Beliau bertepuk tangan kecil, lalu yang lain mengikuti.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
Istri Pelampiasan CEO

Istri Pelampiasan CEO

“Aku hanya bercanda tapi kamu menganggapnya serius.” Thea memulas senyum tipis. Sambil memakai bajunya dia kembali berkata kalau Aditya salah jika memakai candaan semacam itu ke PSK sepertinya. “Bagiku tawaran atau permintaan bercinta dari pria adalah pundi-pundi, jadi jangan memakai candaan macam itu lagi,” ucap Thea. Dengan santainya wanita itu menyambar botol minuman keras di meja lalu menenggaknya kembali.
10139.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai kedai teh dialog
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Adinasya Mahila
Geng Jangan lupa baca novel baru Na yes judulnya : TERJEBAK GAIRAH PAMAN BILLIONAIRE untuk info GIVE AWAY novel mba Awan dan babang Nic kalian bisa pollow Igeh Na @nasyamahila mamacih MAHAHIYA ......
Penghujung Cerita
Thor cadanganku mending buat Nic mundur seketika buat cari ketenangan jangan pikir apa² itukan yang clound mahu dan keluarganya? kalu aq sih mundur seketika buat tenang kembangkan bisnis pikir kala saja
Baca Semua Ulasan
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Lagi, ucapan Pak Haede berhenti sebab bersin. Setelah dipikir lagi, Kasami juga memutuskan meminum teh hangat. Maka, dua cangkir dan satu teko teh penuh dihidangkan dengan nampan. Usai menyeruput teh, Pak Haede berdeham memberi tanda kepada putrinya bahwa obrolan mereka sebagai ayah dan anak segera dimulai. Berawal dari Pak Haede melihat biji kenari di samping futon Kasami yang belum sempat dibereskan, dan biji kenari itu membuat rasa kesal kepada Orochi membuncah.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

Memasuki Ruang Kerja, Isaac Linus mengulurkan tangannya dan berkata kepada Wakil Komandan Jenderal Rebel Bowie dan Inspektur Theodore Reef: "Silahkan duduk," Isaac Linus berkata dengan suara ringan, lalu mengambil set lengkap teh di dalam lemari kayu. "Apakah Anda menyukai teh hitam?" Rebel Bowie hanya mengangguk ringan dan Theodore Reef berkata dengan nada santainya: "Lebih baik kopi," Theodore Reef tiba-tiba berkata sambil mengelus dagunya dengan jijik berkata, "Teh itu sama sekali tidak terasa apapun! Seperti air dengan daun di atasnya!"
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dadakan Dokter Tedja

Pesona Istri Dadakan Dokter Tedja

Tapi dia tidak sendirian. Di seberangnya, Dewi tampak berbicara dengan semangat, sementara Adira hanya menopang dagu dan mengaduk minumannya dengan malas. Tedja mempersempit matanya. Entah kenapa, dia bisa menebak apa yang sedang dibicarakan di antara mereka. Tanpa pikir panjang, dia melangkah ke meja itu. “Adira,” sapanya sambil menarik kursi dan langsung duduk di sebelah wanita itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Dia menyesap teh itu, lalu menjawab, “Kalau matanya memang nggak berguna, ya dicungkil saja.” Bima langsung menggigil ketakutan. Dia tidak tahu kenapa dia bisa tiba-tiba menyinggung Kaisar dan Adika. Dia pun melirik ke sekeliling. Namun, siapa yang berani berbicara di depan Kaisar dan Pangeran Pemangku Kaisar yang berkuasa?
9.3257.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.8K kali sebagai kedai teh dialog
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Baca Semua Ulasan
My Butler Actor

My Butler Actor

“Biar aku ambilin di dapur.” “Teh chamomile aja kalau ada,” balas Ayudia, dengan nada yang terdengar anggun. Sudah Kyra duga. Selera Ayudia memang se-aneh tingkahnya. Kyra nyengir terpaksa. “Ada dong. Aku punya semua jenis teh di dapur.” Dia kemudian menatap Asoka yang matanya fokus memandang layar televisi. “Kalau Kak Soka mau minum apa?”
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai kedai teh dialog
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
ManifestasiSenja
Ini keren banget sih. Interaksi Kyra-Asoka juara. Bayangin aja, punya idola yang dipuja-puja dan rela ngelakuin apa aja biar deket, eh sekalinya deket mlh dijudesin tanpa tahu salahnya apa. :( Lg nunggu Kyra tahu kalau ternyata Asoka pelayannya. Pasti bakal pecah. Yakin. Semangat nulisnya kak
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

“Aku bisa bikin monster kabur dengan serenade ku, tahu?” Liora Faye, yang duduk di tengah dengan setumpuk bunga kecil di pangkuannya, terkikik. “Eiran, kau lupa bilang aku juga bisa bikin pedang angin yang lebih keren dari pedangmu.” Dia mengibaskan tangan, dan bunga-bunga di pangkuannya melayang, membentuk wajah tersenyum di udara, persis wajah Eiran, tapi dengan ekspresi ceria yang jelas palsu.
10673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kedai teh dialog
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status